Breaking News:

Berita Banda Aceh

Sah, Hendra Budian Diberhentikan dari Posisi Wakil Ketua DPRA

Keputusan itu ditetapkan dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRA, Saiful Bahri atau akrab disapa Pon Yaya di Gedung Utama DPRA.

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Amirullah
For. Serambinews.com
Hendra Budian dengan resmi diberhentikan dari posisi Wakil Ketua II DPRA dari Fraksi Partai Golkar. 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Hendra Budian dengan resmi diberhentikan dari posisi Wakil Ketua II DPRA dari Fraksi Partai Golkar.

Keputusan itu ditetapkan dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRA, Saiful Bahri atau akrab disapa Pon Yaya di Gedung Utama DPRA.

Surat Keputusan (SK) pemberhentian Hendra Budian dibacakan oleh Sekretaris DPRA, Suhaimi.

"Mengangkat saudara Teuku Raja Keumangan sebagai Wakil Ketua DPRA sisa masa jabatan 2019-2024 dari Fraksi Partai Golkar," baca Suhaimi.

Putusan ini akan disampaikan ke Kemendagri melalui Gubernur Aceh untuk peresmian pemberhentian dan pengangkatan Wakil Ketua DPRA dari Fraksi Partai Golkar sesuai peraturan perundang-undangan.

"Dengan ditetapkan keputusan ini maka saudara Hendra Budian tidak lagi menjalankan tugas sebagai Wakil Ketua DPRA," demikian Suhaimi.

Baca juga: Menyoal Kerancuan Penataan Keistimewaan dan Implementasi Syariat Islam di Aceh

Untuk diketahui, rapat paripurna DPRA pergantian Hendra Budian dihadiri 66 anggota DPRA yang terdiri atas 3 pimpinan dan 63 anggota DPRA.

"Rapat ini dihadiri tiga pimpinan dan 63 anggota dewan," kata Saiful Bahri yang kemudian disambut tepuk tangan anggota DPRA.

Dalam tata tertib (tatib) DPRA mengatur bahwa terkait dengan pemberhentian pimpinan DPRA itu harus hadir 2/3, artinya harus hadir 54 orang.

Kehadiran anggota DPRA dalam rapat tersebut sudah memenuhi kuorum untuk dilaksanakan rapat penetapan pergantian Hendra Budian dan pengangkatan TRK sebagai Wakil Ketua DPRA dari Fraksi Partai Golkar.

Sebelumnya diberitakan, DPP Partai Golkar mengusulkan mengusul PAW Wakil Ketua DPRA Hendra Budian dengan Teuku Raja Keumangan (TRK).

Surat Keputusan DPP Partai Golkar diantar langsung oleh Ketua Partai Golkar Aceh TM Nurlif bersama anggota Fraksi Golkar di DPRA ke Ketua DPRA, Saiful Bahri alias Pon Yaya, Jumat, 23 September 2022.

Keputusan persetujuan PAW tersebut tertuang dalam surat nomor B-828/GOLKAR/VIII/2022 tertanggal 29 Agustus 2022 yang ditandatanggani oleh Ketua Umum Airlanggar Hartarto dan Sekretaris Jenderal Lodewijk F Paulus.

Tidak terima usulan itu, Hendra Budian kemudian langsung melakukan perlawanan ke Mahkamah Partai Golkar dengan nomor register perkara: 11/5k-MPG/IX/2022 tertanggal 21 September 2022.(*)

Baca juga: Piala Dunia 2022 - Selain Arab Saudi dan Jepang, Inilah Penggulingan Hebat Dalam Sejarah Piala Dunia

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved