Kesehatan

Dokter Ingatkan Polio Tanpa Gejala Lumpuh Tetap Perlu Diwaspadai, Penularan Jangan Disepelekan

Meskipun ringan, dokter mengingatkan gejala polio ringan atau tanpa lumpuh layu tetap pantang disepelekan.

Editor: Faisal Zamzami
Shutterstock/Babul Hosen
Ilustrasi virus polio, KLB polio, polio di Aceh. 

SERAMBINEWS.COM - Beberapa penderita yang tertular virus polio merasakan gejala polio ringan tanpa lumpuh layuh.

Jenis polio ini dikenal dengan polio non-paralisis. Dilansir dari laman situs Dinas Kesehatan Kabupaten Agam, gejala polio non-paralisis ini terkadang mirip infeksi virus lainnya.

Di antaranya muntah, badan terasa lemas, demam, sakit tenggorokan, sakit kepala, serta bagian kaki, tangan, leher, dan punggung terasa kaku dan sakit.

Gejala polio ini tergolong ringan dibandingkan gejala polio paralisis yang menyerang batang otak atau saraf tulang belakang dan bisa menyebabkan kelumpuhan sampai kematian.

Meskipun ringan, dokter mengingatkan gejala polio ringan atau tanpa lumpuh layu tetap pantang disepelekan. Simak penjelasan berikut.

Baca juga: Kadis Kesehatan Tegaskan Imunisasi Polio Sangat Penting, Dilaksanakan di Pidie dan Seluruh Aceh

Sindrom pasca-polio yang perlu diwaspadai

Dokter spesialis anak dr. Asri Pandijaningsih Sp.A mengingatkan, penderita polio rentan mengalami sindrom pasca-polio.

Sindrom pasca-polio umumnya tidak langsung muncul, tapi terjadi selang lima tahun sampai 40 tahun kemudian setelah infeksi virus polio yang pertama.

"Apa yang terjadi adalah gangguan menelan. Jadi orang-orang tua susah sekali untuk menelan, kemudian gangguan pernafasan kesulitan tidur, gejalanya memang bervariasi," jelas dia, seperti dilansir dari Antara, Kamis (24/11/2022).

Untuk mencegah sindrom pasca-polio, menurut Asri, setiap orangtua perlu waspada dengan gejala polio pada anak. Seperti mual, muntah, sakit kepala, dan otot tungkai mendadak lemas.

“Kelemahan pada tungkai pada anak kurang dari usia 15 tahun perlu segera dibawa ke dokter, karena penemuan dini sangat bermanfaat untuk mengurangi kecacatan lebih lanjut," kata dia.

Baca juga: Kasus Luar Biasa di Pidie, Dinkes Aceh Tenggara Akan Lakukan Vaksin Polio


Penularan polio yang pantang disepelekan

Selain sindrom pasca-polio, bahaya polio yang tak boleh disepelekan meskipun gejalanya ringan adalah penularan penyakit.

Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia Piprim Basarah Yanuarso mengatakan, penyakit polio tanpa gejala atau gejala ringan tanpa kelumpuhan tetap bisa menular kepada anak-anak lain.

Dari 200 anak yang tertular dari satu penderita polio, terdapat satu anak lumpuh, dan beberapa anak menderita meningitis atau peradangan selaput otak.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved