Breaking News:

Kesehatan

Tanya Spesialis Kandungan: Dokter, Apakah Benar Perempuan Gemuk Sulit Hamil? Begini Kata dr Boyke

Kondisi gemuk pada tubuh wanita sering kali dikaitkan dengan sulitnya perempuan tersebut untuk hamil di masa mendatang terutama saat sudah menikah.

Penulis: Firdha Ustin | Editor: Amirullah
Boykepedia
Spesialis kandungan yang juga seorang seksolog, dr Boyke Dian Nugraha menjawab pertanyaan terkait benarkah isu yang mengatakan apakah perempuan gemuk sulit hamil? 

Tanya Spesialis Kandungan: Dokter, Apakah Benar Perempuan Gemuk Sulit Hamil? Begini Kata dr Boyke

SERAMBINEWS.COM - Spesialis kandungan yang juga seorang seksolog, dr Boyke Dian Nugraha menjawab pertanyaan terkait benarkah isu yang mengatakan apakah perempuan gemuk sulit hamil?

Banyak kita temukan wanita ber badan gemuk.

Gemuk pada wanita bisa disebabkan oleh banyak faktor, misalnya karena pola makan dan kurangnya berolahraga.

Kondisi badan gemuk pada tubuh wanita sering kali dikaitkan dengan sulitnya perempuan tersebut untuk hamil di masa mendatang terutama saat sudah menikah.

Lantas, benarkah demikian?

Ternyata kabar ini bukan hanya sekedar mitos belaka yang beredar di masyarakat.

Baca juga: Kering saat Bercinta? Ternyata Ini Pelumas Miss V Anti Kanker, Cukup Pakai Bahan Alami Kata dr Boyke

Kondisi badan gemuk bisa menjadi penghalang hamilan' title='ke hamilan'>ke hamilan, dan ternyata ini benar adanya.

Spesialis kandungan dr Boyke membenarkan hal tersebut.

Ia mengatakan, kelebihan berat badan membuat wanita susah hamil.

"Ke gemukan adalah kontra indikasi relatif ke hamilan, artinya badan gemuk sering kali membuat sulit hamil," jelas dr Boyke dikutip Serambinews.com dari kanal YouTube Sonara FM, Sabtu (26/11/2022).

Lebih lanjut, dr Boyke memberikan penjelasan mengapa wanita gemuk sulit hamil.

Rupanya akibat berat badan berlebih akan membuat hormon estrogen wanita terganggu.

Baca juga: Ini Bisa Hilang, dr Boyke Tak Anjurkan Pakai Daun Sirih Berlebihan untuk Miss V, Segini Takaran Pas!

"Lemak yang ada di perut dan sebagainya itu bisa beraromatisasi menjadi hormon estrogen," papar dr Boyke.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved