Info Abdya

Pj Bupati Abdya Instruksikan BPBK Bersihan Sampah di Bawah Jembatan

Pembersihan tumpukan sampah di bawah jembatan penghubung di Gampong Padang Geulumpang, Kecamatan Jeumpa untuk mencegah luapan air sungai saat hujan.

Penulis: Taufik Zass | Editor: Taufik Hidayat
Dok Humas
Pj Bupati Abdya, Darmansah saat meninjau lokasi jembatan penghubung Gampong Padang Geulumpang Kecamatan Jeumpa dan Gampong Ujong Padang, Kecamatan Susoh, Sabtu (26/11/2022) 

Laporan Taufik Zass | Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Pj Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), H Darmansah SPd MM mengintruksikan Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) setempat untuk membersihkan tumpukan sampah dibawah jembatan penghubung di Gampong Padang Geulumpang, Kecamatan Jeumpa untuk mencegah luapan air sungai saat hujan.

"Saya minta pak Asisten secepatnya perintahkan dinas terkait untuk melakukan pembersihan sampah dan tumpukan tanah (sedimentasi) yang mengendap dibawah jembatan penghubung antar Kecamatan itu," kata Pj Bupati Darmansah saat meninjau lokasi jembatan tersebut, Sabtu (26/11/2022). 

Dilokasi, kepala daerah melihat kondisi jembatan penghubung Gampong Padang Geulumpang Kecamatan Jeumpa dan Gampong Ujong Padang, Kecamatan Susoh, dipenuhi tumpukan sampah dan sedimentasi sungai juga sangat tebal.

Menurut Pj Bupati Darmansah, jika sampah dan sedimentasi itu dibiarkan menumpuk di dalam sungai maka saat musin hujan tiba, air sungai menjadi tersumbat meluap ke permukaan lalu merendam rumah-rumah masyarakat. 

"Jadi untuk sementara kita suruh bersihkan dulu sampah dan sedimentasi ini untuk antisipasi air luapan. Sayang kita masyarakat kenak dampak banjir setiap musim hujan, " katanya. 

Disamping itu, Pj Bupati Abdya juga memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) daerah itu agar secepatnya mengajukan rencana pembangunan jembatan baru karena kondisi infrastruktur lama itu sudah mulai rusak akibat di makan usia. 

"Jembatan penghubung antar Kecamatan itu tidak layak lagi pakai. Jadi, sudah seharusnya dibangun baru oleh Pemerintah Daerah agar akses masyarakat dari dua Kecamatan itu menjadi lancar," kata Darmansah. 

Amatan dilapangan, jembatan penghubung dua kecamatan itu memang sudah seharusnya dibangun baru karena struktur komponen bangunan bawah jembatan saat ini sudah mulai rusak akibat kikisan air dan pendangkalan.

Sehingga setiap hujan turun melanda kawasan itu aliran air sungai tidak lancar tersumbat dibawah jembatan lalu naik ke permukaan merendam rumah-rumah masyarakat sekitar sungai tersebut.(*)

Baca juga: VIDEO - Pukat Darat Masih Menjadi Andalan Sumber Nafkah Nelayan Tradisional Bireuen

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA
KOMENTAR

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved