Kamis, 21 Mei 2026

Berita Nagan Raya

Sempat Vonis Bebas, Kini MA Hukum 5 Tahun Penjara, Jaksa Tangkap Mantan Kadishub Nagan Raya

Kejaksaan Negeri (Kejari) Nagan Raya menangkap mantan Kadis Perhubungan (Disbub) Kabupaten Nagan Raya, H Liwaon Hamdi pada Senin (28/11/2022) malam

Tayang:
Penulis: Rizwan | Editor: Muhammad Hadi
Dok Penasehat Hukum
Tim Kejari Nagan Raya didampingi Penasehat Hukum (PH) terdakwa mengeluarkan Liwaon Hamdi, mantan Kadishub Nagan Raya yang divonis bebas PN Tipikor Banda Acdh dalam kasus dugaan korupsi terminal mobar Nagan Raya dari Lapas Meulaboh, Jumat (25/2/2022). 

Laporan Rizwan I Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Kejaksaan Negeri (Kejari) Nagan Raya menangkap mantan Kadis Perhubungan (Disbub) Kabupaten Nagan Raya, H Liwaon Hamdi pada Senin (28/11/2022) malam.

Liwaon ditangkap di rumahya setelah beberapa hari terakhir dipantau tim Kejari Nagan Raya.

Penangkapan dilakukan setelah Kejari Nagan Raya menerima salin putusan Mahkamah Agung (MA) terkait perkara kasus korupsi proyek gedung terminal mobar di Nagan Raya melibatkan Liwaon Hamdi.

Dalam putusan MA itu, mantan Kadishub Nagan Raya itu dihukum 5 tahun penjara denda Rp 500 juta subsidair 5 bulan kurungan.

Sedangkan sebelumnya saat vonis hakim PN Tikipor Banda Aceh, Liwaon Hamdi divonis bebas.

Dengan vonis bebas itu, Liwaon Hamdi yang ditahan di Lapas Kelas II Meulaboh harus dikeluarkan kembali dari penjara.

Baca juga: Mayat Ditemukan Mengapung di Krueng Aceh, Keluarga Menolak untuk di Visum

Namun terhadap vonis itu, JPU dari Kejari Nagan Raya menolak dan  melayangkan kasasi ke Mahkamah Agung (MA).

Penangkapan Liwaon Hamdi disampaikan Kajari Nagan Raya, Muib SH MH kepada Serambinews.com, Selasa (29/11/2022).

"Berdasarkan putusan MA Liwaon Hamdi dinyatakan terbukti melakukan tipikor, dipidana penjara 5 tahun dan denda 500 jt subsidar 5 bulan kurungan," kata Kajari.

"Liwaon kita tangkap di rumahnya di Nagan Raya," katanya.

Dijebloskan kembali ke Lapas

Dengan telah ditangkap, Liwaon dibawa ke Kejari Nagan Raya guna disiapkan bahan untuk eksekusi.

Maka Liwaon kembali dibawa ke Lapas Meulaboh guna menjalani hukuman yakni dieksekusi sesuai putusan MA.

Menurutnya, putusan MA terhadap Liwaon Hamdi sama dengan tuntutan JPU dalam sidang di PN Tikipor Banda Aceh beberapa waktu lalu.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved