Piala Dunia 2022
Ulah USSF Posting Bendera Iran Tanpa Lambang, Pelatih AS Minta Maaf: Ini Diluar Kendali Kita
Dapat dipahami bahwa pihak AS ‘sengaja’ melakukan hal demikian sebagai bentuk dukungan protes yang terjadi di negara Asia Barat tersebut.
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Ansari Hasyim
Ulah USSF Posting Bendera Iran Tanpa Lambang, Pelatih AS Minta Maaf : Ini Diluar Kendali Kita
SERAMBINEWS.COM – Federasi Sepak Bola Amerika Serikat (USSF) mendapat kecaman keras dari pemerintah Iran.
Hal itu terkait ulah USSF yang memposting bendera Iran tanpa disertai lambang negara berwarna merah pada tengah bendera tersebut.
Iran menilai ulah USSF telah menciderai harkat dan martabat bangsa Iran disamping dengan permasalahan internal negara mereka.
Diketahui, postingan bendera Iran tanpa diserai logo negara itu dilakukan oleh akun Twitter dan Instagram resmi USSF terkait jadwal dan klasemen grup B usai putaran kedua.
Baca juga: Piala Dunia 2022 – Kisruh di Internal Kamerun, Pelatih Coret Kiper Andre Onana dari Semua Laga
Namun postingan itu segera dihapus oleh admin USSF tanpa disertai dengan keterangan apapun.
Dapat dipahami bahwa pihak AS ‘sengaja’ melakukan hal demikian sebagai bentuk dukungan protes yang terjadi di negara Asia Barat tersebut.
Federasi Sepak Bola Iran pun segera menanggapi kasus ini dengan keras.
Pihak Iran mengatakan bahwa ini adalah sikap tidak sopan dari USSF.
Bahkan Iran telah meminta FIFA untuk mencabut hak lawannya itu untuk berpartisipasi di Piala Dunia 2022.
Artinya Iran kemungkinan besar akan menang atas AS tanpa laga dan memenangkan tiket ke babak berikutnya.
Baca juga: Kalah 2-0 dari Ghana di Piala Dunia 2022, Media Korea Kritik Keputusan ‘Aneh’ Wasit Anthony Taylor
Tetapi skenario ini sangat tidak realistis, menurut sejumlah pengamat.
Sementara FIFA tidak mau mengomentari insiden tersebut.
Pelatih AS, Gregg Berhalter pun akhirnya angkat bicara pada Senin (28/11/2022) waktu setempat.
Dia mengatakan bahwa posisinya berada di tengah-tengah terkait kontroversi ini.
“Kadang-kadang hal-hal ini di luar kendali kita. Kami tidak fokus pada masalah eksternal dan yang bisa kami lakukan hanyalah meminta maaf atas nama para pemain dan staf pelatih,” kata dia, dikutip dari Soha.
“Kami tidak terlibat dalam hal itu," tegas pelatih Berhalter.
Baca juga: Inggris vs Wales, ‘Si Naga’ Mencari Keajaiban
Ia menyebut, pihaknya tidak tahu apa yang diumumkan dan dilakukan oleh Federasi Sepak Bola AS.
Dirinya dan pemain tidak tahu apa-apa dan fokus saat ini adalah bagaimana pertandingan bisa berjalan sesuai rencana.
“Pikiran kami, tentu saja, berpihak pada rakyat Iran. Tapi untuk saat ini, kami hanya memikirkan pertandingan ini,” ujarnya.
“Saya tidak tahu banyak tentang politik, saya hanya seorang pelatih sepak bola,” sebut Berhalter.
Ia menyadari bahwa banyak pemangku kepentingan yang memiliki pandangan berbeda terhadap dirinya.
Baca juga: Piala Dunia 2022: Jika Perancis Juara, Karim Benzema Tetap Terima Medali Meski Dicoret dari Skuad
Tapi bagi dirinya dan tim, ini hanya pertandingan sepak bola antara Amerika dan tim yang bagus.
“Ini adalah pertandingan hidup dan mati antara dua tim bagus yang ingin lolos ke babak berikutnya," ucapnya.
Saat ini, AS mengantongi 2 poin setelah 2 kali pertandingan mendapatkan hasil seri. Sedangkan Iran memiliki 3 poin.
AS melakoni laga pamungkas grup B dengan menghadapi Iran pada Rabu (30/11/2022) pukul 02:00 WIB dini hari.
Jika ada tim yang menang, tim tersebut akan melanjutkan ke babak 16 besar Piala Dunia 2022.
Dan jika seri, Iran harus menunggu hasil pertandingan pada waktu yang sama antara Inggris dan Wales. (Serambinews.com/Agus Ramadhan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Ulah-USSF-Posting-Bendera-Iran-Tanpa-Lambang-Pelatih-AS-Minta-Maaf-Ini-Diluar-Kendali-Kita.jpg)