Breaking News:

Berita Banda Aceh

Rektor USK Launching Serum Antiaging Nilam Elgeena di Cileungsi, Bogor

Elgeena merupakan produk skin care turunan minyak nilam Aceh yang telah diproses secara molecular distillation di Atsiri Research Center Pusat Unggula

Penulis: Yarmen Dinamika | Editor: Mursal Ismail
For Serambinews.com
Wakil Rektor IV Universitas Syiah Kuala (USK), Dr Taufik Saidi dan Direktur Utama PT Korindo Group, Korea, Mr. Kim menandatangani naskah kerja sama bisnis (PKS) antara kedua lembaga di pabrik PT Focustindo Cemerlang di kawasan Industri Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, Rabu (30/11/2022). Penandatangan itu disaksikan Rektor USK, Prof Dr Ir Marwan dan Ketua Badan Bisnis USK, Dr Syaifullah Muhammad. 

Elgeena merupakan produk skin care turunan minyak nilam Aceh yang telah diproses secara molecular distillation di Atsiri Research Center Pusat Unggulan Ipteks Pendidikan Tinggi (ARC-PUIPT) Nilam Aceh, Universitas Syiah Kuala, Darussalam, Banda Aceh.

Laporan Yarmen Dinamika l Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Rektor Universitas Syiah Kuala ( USK), Prof Dr Ir Marwan me-launching (meluncurkan) serum antiaging nilam dengan merek Elgeena di PT Focustindo Cemerlang di Kawasan Industri Cileungsi, Bogor, Jawa Barat.

Elgeena merupakan produk skin care turunan minyak nilam Aceh yang telah diproses secara molecular distillation di Atsiri Research Center Pusat Unggulan Ipteks Pendidikan Tinggi (ARC-PUIPT) Nilam Aceh, Universitas Syiah Kuala, Darussalam, Banda Aceh.

Kolaborasi antara USK dengan dunia industri difasilitasi oleh Program Matching Fund Kedaireka dari Kemdikbudristek.

Kedaireka memberikan insentif sekitar Rp 1 miliar dan PT Focustindo Cemerlang melakukan investasi sekitar Rp 1miliar.

Rektor USK, Prof Marwan dalam sambutannya menyampaikan peran USK melalui ARC yang telah bertahun-tahun secara konsisten memperjuangkan hulu-hilir industri nilam di Aceh.

Upaya ARC dalam lima tahun terakhir, lanjut Marwan, telah berhasil merintis jalan baru nilam Aceh yang lebih berkeadilan untuk semua pemangku kepentingan (stakeholder).

Baca juga: VIDEO TNI Temukan 2 Hektar Ladang Ganja di Keubon Nilam Tangse Kabupaten Pidie

"Inovasi ARC- USK telah memberi pendekatan baru bagi ekosistem tata niaga minyak nilam. Belum pernah terjadi harga minyak nilam stabil dalam waktu yang lama, kecuali setelah ada ARC- USK," ujar Marwan.

Kehadiran ARC, menurut Marwan, membuat petani dan penyuling menemukan tempat untuk menyelesaikan persoalan yang mereka hadapi. Kemudian tim ARC turun ke masyarakat untuk membantu.

"Keberadaan unit bisnis ARC melalui Koperasi Inovac telah memungkinkan untuk membeli minyak nilam dengan harga yang baik, sehingga, muncul semangat bagi masyarakat untuk menanam nilam.

Dulu hanya empat kabupaten yang menanam nilam, tapi sekarang sudah 17 kabupaten di Aceh kembali menanam nilam," jelas Marwan.

"Kita berharap launching produk ini akan bisa memperkuat ekosistem bisnis dari hilirisasi riset yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat," tambah Prof Marwan.

Baca juga: ARC-USK dan Yayasan Hadji Kalla Ajari Pemuda Makasar Produk Inovasi Nilam

Sementara itu, Asisten Deputi Sumber Daya Manusia (SDM) Kewirausahaan, Dwi Andriani, dalam sambutannya mewakili Menteri Koperasi UKM RI, menyampaikan rasa gembiranya bahwa produk hasil penelitian bisa membentuk usaha kecil dan menengah yang sekarang mulai merambah market nasional.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved