Breaking News:

Berita Lhokseumawe

Kasus IRT Tertipu Rp 2,7 M Mulai Disidang, Hindari Bayar Utang

F (53) selaku terdakwa penipuan investasi bisnis sawit terhadap seorang ibu rumah tangga (IRT) sebesar Rp 2,7 miliar mulai disidang

Editor: bakri
For Serambinews.com
F (53) terdakwa kasus penipuan bisnis kelapa sawit kala ditangkap Polisi, kini telah menjalani sidang, pada Selasa (29/11/2022). 

LHOKSEUMAWE – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Lhokseumawe menjerat F (53) selaku terdakwa penipuan investasi bisnis sawit terhadap seorang ibu rumah tangga ( IRT) sebesar Rp 2,7 miliar.

Sidang perdana di PN Lhokseumawe dilangsungkan mulai Selasa (29/11/2022).

Jaksa Penuntup Umum (JPU), Muhammad Azril membacakan beberapa halaman dakwaan.

Sementara sidang pertama itu dipimpin Hakim Ketua, Budi Sunanda.

Pelaku dijerat dengan pasal 378 (penipuan) jo pasal 372 (penggelapan) jo pasal 64 (perbuatan berulang) KUHPidana.

“Sidang akan dilanjutkan kembali pada Senin (5/12/2022) sesuai yang diagenda oleh majelis hakim.

Sidang itu beragendakan pemeriksaan saksi.

Kita menjerat terdakwa sesuai pasal yang sudah ada di-BAP,” sebut Muhammad Azril kepada Serambi, Kamis (1/11/2022).

Kemudian, sambungnya, ketika sidang pertama pada Selasa lalu, terdakwa didampingi oleh tiga pengacara.

“Saya melihat F diapit oleh tiga pengacara waktu sidang pembacaan dakwaan terhadap dirinya.

Baca juga: Setelah Menjadi Korban Penipuan, Dikabarkan Buka Donasi, Jessica Iskandar : Hoax, Tidak Benar

Baca juga: Marak! Penipuan dengan Modus Meminta Informasi Pribadi, Nasabah Bank Aceh Diimbau untuk Waspada

Kita lihat nanti bagaimana putusan Majelis Hakim terkait perkara ini,” tutupnya.

Sebelumnya, penyidik Sat Reskrim Polres Lhokseumawe sudah melimpahkan berkas perkara tersangka kasus penipuan investasi bisnis sawit Rp 2,7 Miliar terhadap IRT ke Kejari Lhokseumawe pada Rabu, 9 November 2022 lalu.

"Penyidik sudah mengirimkan berkas perkara kepada Kejaksaan Negeri Lhokseumawe (Tahap II), sehingga kasus ini telah di sidangkan ke Pengadilana Negeri setempat, semua berkas dinyatakan lengkap (P21),” kata Kapolres Lhokseumawe AKBP Henki Ismanto melalui Kasat Reskrim, AKP Zeska Julian Taruna Wijaya, Serambi, Kamis (1/12/2022).

AKP Zeksa menjelaskan, sebelumnya pihaknya sudah melakukan penangkapan dan penahanan terhadap tersangka F (53) bersama 14 alat bukti, yang diamankan Polres Lhokseumawe.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved