Breaking News:

Internasional

Ukraina Klaim, 13.000 Tentaranya Tewas Dibantai Pasukan Rusia

Sebanyak 13.000 tentara Ukraina tewas sejak invasi Rusia pada 24 Februari 2022.

Editor: M Nur Pakar
AFP/Dimitar DILKOFF
Petugas memeriksa kawah yang muncul dari serangan rudal Rusia di Dnipro, pinggiran Ibu Kota Kiev, Ukraina, Senin (10/10/2022). 

SERAMBINEWS.COM, KIEV - Sebanyak 13.000 tentara Ukraina tewas sejak invasi Rusia pada 24 Februari 2022.

"Kami memiliki perkiraan resmi dari Staf Umum dan jumlahnya berkisar 10.000 hingga 13.000 tewas," kata Mykhailo Podolyak, Penasihat Senior Presiden Volodymyr Zelenskyy.

Dia menyatakan akan mempublikasikan data resmi ketika waktu sudah tiba, seperti dilansir AFP, Jumat (2/12/2022).

Pada Juni 2022, ketika pasukan Rusia berjuang menguasai sepenuhnya wilayah Lugansk paling timur, Zelensky mengatakan Ukraina kehilangan 60 hingga 100 tentara per hari.

Ditambahkan, sekitar 500 orang terluka dalam aksi brutal pasukan Rusia.

Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu pada September 2022 mengatakan 5.937 tentara Rusia tewas dalam hampir tujuh bulan pertempuran hingga saat itu.

Baca juga: Ukraina Tahan Pejabat Kherson, Dituduh Sebagai Pengkhianat, Membantu Rusia

Kedua belah pihak diduga meminimalkan kerugian mereka untuk menghindari kerusakan moral pasukan mereka.

Jenderal tertinggi AS Mark Milley bulan lalu mengatakan lebih dari 100.000 personel militer Rusia tewas atau terluka di Ukraina.

Sedangkan pasukan Kyiv kemungkinan menderita korban dengan jumlah serupa.

Angka-angka itu yang tidak dapat dikonfirmasi secara independen adalah yang paling tepat hingga saat ini dari pemerintah AS.

Ribuan warga sipil Ukraina tewas dalam pertempuran terburuk di Eropa dalam beberapa dekade.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved