Breaking News:

Penyelundupan

Karantina Pertanian Bersama Bea Cukai Langsa Musnahkan Kambing dan Tanaman Hias Selundupan

Barang yang dimusnahkan berupa kambing 19 ekor, tokek kering 191 karung, kura-kura 41 ekor, ular 3 ekor, kadal 2 ekor, dan katak 19 ekor, dan anaman h

Penulis: Zubir | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/ZUBIR
Petugas PMK Kota Langsa saat menyuntik mati kambing selundupan asal luar negeri yang disita berapa waktu lalu. 

Laporan Zubir I Langsa


SERAMBINEWS.COM, LANGSA - Karantina Pertanian Aceh bersama Bea Cukai Langsa serta Satgas PMK Kota Langsa, Senin (5/12/2022) memusnahkan barang tegahan (barang sitaan) Bea Cukai Langsa jenis hewan dan tanaman hias.

Hewan tersebut sebelum dibakar dan ditanam di lokasi jauh dari permukiman di RPH (Rumah Pemotomgan Hewan) Kota Langsa.

Khusus hewan seperti kambing asal negara Thailand itu disuntik mati dengan cairan pemusnah khusus.

Acara seremoni pemusnahan barang sitaan asal luar negeri atau barang yang diselundupkan dari negara Thailand ini berlangsung di Kantor KPPBC Kota Langsa.

Pasukan Keamanan Jordania Gagalkan Penyelundupan Narkoba Dalam Jumlah Besar dari Suriah

Barang yang dimusnahkan berupa kambing 19 ekor, tokek kering 191 karung, kura-kura 41 ekor, ular 3 ekor, kadal 2 ekor, dan katak 19 ekor, dan anaman hias 2 koli.

Hadir Kepala Karantian Pertanian Aceh Ibrahin, Plt Sekda Kota Langsa Muhammad Darpian, ST, Wakapolres Langsa Kompol Ichsan, SH, Plh Kepala Bea Cukai Langsa Heru Wibowo, Kasat Reskrim Polres Aceh Tamiang AKP M. Isral SIK, MH, Tim Bais Wilayah Aceh Timur Kapt Anwari, dan undangan lainnya.

Kepala Karantina Pertanian Aceh, Ibrahim, menyebutkan, sebelum pemusnahan, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Langsa menyerahkan barang yang termasuk ke dalarn jenis Media Pembawa HPHK dan OPTK kepada Karantina Pertanian Aceh.

Bandara Kairo Gagalkan Penyelundupan Emas Batangan dan Perhiasan Emas dari Arab Saudi

Media Pembawa tersebut tidak dilengkapi dokumen karantina pertanian yang dipersyaratkan, tidak melalui tempat-tempat pemasukan yang ditetapkan.

Kemudian juga tidak dilaporkan dan diserahkan kepada petugas karantina di tempat-tempat pemasukan.

Adapun terkait komoditas satwa/hewan sebagai Media Pembawa HPHK, sebagian termasuk kedalam hewan Rentan penyakit PMK dan setelah dilakukan pengujian laboratorium positif PMK.

Oleh karena itu, tindak lanjutnya ialah Bea Cukai Langsa bersama Karantina Pertanian Aceh dan Satgas PMK Kota Langsa meakukan pemusnahan.

Seperti yang tertuang dalam UU RI No. 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan, Peraturan Pemerintah No. 82 Tahun 2000 tentang Karantina Hewan.

Lalu, Peraturan Pemerintah No. 14 Tahun 2002 tentang Karantina Tumbuhan, Peraturan Menteri Pertanian No. 25 Tahun 2020 tentang Jenis Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved