Berita Aceh Barat
Dewan Minta Pemkab Segera Atasi Darurat Air Bersih di PDAM Meulaboh
Keluhan masyarakat sudah berlangsung berbulan-bulan. Bahkan hampir setahun lebih, air tidak bisa suplai 1x24 jam.
Penulis: Sadul Bahri | Editor: Taufik Hidayat
Laporan Sa'dul Bahri | Aceh Barat
SERAMBINEWS.COM, MEULABOH - Keluhan pendistribusian air bersih melalui PDAM Tirta Mon Mata Meulaboh ke pelanggan kian dikeluhkan, akibat kondisi air tidak sampai ke pelanggan dan saat kondisi air ada kondisinya keruh.
Pendistribusian air ke pelanggan selama ini tidak bisa dilakukan selama 1 X 24 Jam, kondisi ini diminta kepada Pemerintah Aceh Barat untuk segera dilakukan kebijakan dalam mengatasi keluhan air bersih yang saat ini tidak dalam posisi normal, karena air salah satu kebutuhan yang sangat penting untuk masyarakat.
Memasuki masa reses ke-3 tahun 2022, anggota DPRK Aceh Barat, T Muhammad Arfan menemukan banyaknya keluhan pelanggan PDAM Tirta Mon Mata Meulaboh, tentang distribusi macet hingga kualitas air bersih yang buruk tersebut.
Keluhan masyarakat sudah berlangsung berbulan-bulan, bahkan hampir setahun lebih, kondisi air yang di tidak bisa suplai 1 X 24 jam, sehingga warga yang kekurangan air terpaksa membeli air galon, sebagian ke sumur warga untuk pelanggan yang tidak memiliki sumur bor dan sumur biasa.
"Kami meminta Pemerintah Aceh Barat segera mengambil langkah kebijakan dalam mengatasi krisis air bersih di Meulaboh saat ini," harap Anggota DPRK Aceh Barat, T Muhammad Arfan di Meulaboh Selasa (6/12/2022).
Kondisi macetnya distribusi suplai air bersih, hingga buruknya kualitas air, disebutkan T Muhammad Arfan mulai menimbulkan polemik di Aceh Barat, khususnya kalangan pelanggan PDAM Tirta Meulaboh.
"Kondisi ini perlu segera dilakukan perbaikan manajemen yang buruk di PDAM Tirta Meulaboh," sebutnya.
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat diminta harus segera mengevaluasi secara menyeluruh manajemen Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Meulaboh agar kondisi macet distribusi suplai Air bersih tidak terulang di kemudian hari.
Sementara jika memang saat ini ada kerusakan fasilitas pengolahan air,baik itu kerusakan mesin dan pompa serta hal lainnya, kiranya segera ada kebijakan untuk segera diatasi atau diganti, sehingga semua kebutuhan masyarakat dapat segera diatasi dengan baik.
"Di PDAM Tirta Mon Mata dalam mengelolanya perlu orang yang ahli dan sesuai dengan keilmuannya, sehingga kedepan bisa mandiri dan mampu menghasilkan PAD untuk daerah," saran T Muhammad Arfan.
“Status tempat tinggal ruko ini kami sewa, untuk membuat sumur tidak mungkin karena bukan milik pribadi kita, dan kami terpaksa beli air di tempat lain dan menumpang di tempat kawan,” kata Afrida salah satu warga Meulaboh di jalan Manekroo.
Disebutkan, kondisi air yang tidak menentu selama ini sebuah keluhan yang sangat berat dirasakan, sehingga pihaknya berharap masalah air bersih untuk segera adanya penanganan, air masyarakat tidak mengeluh suplai air bersih ke rumah-rumah khususnya pelanggan PDAM.(*)
Baca juga: Pemuda Minta Pemkab Aceh Barat Bangun Jalan Akses Pante Ceureumen