Piala Dunia 2022
Maroko vs Spanyol, Awas Kolaps Lagi
La Furia Roja bertekad tak mengulangi kesalahan serupa saat melawan Maroko pada babak 16 besar di Stadion Education City, Ar-Rayyan, Qatar
Kendati kalah dari Jepang, sang bek menyebutkan timnya bakal tetap menganut filosofi penguasaan bola sebanyak mungkin.
"Kami memiliki cara bermain yang spesifik, menciptakan keunggulan dari belakang.
Cara bermain kami adalah memberikan solusi.
dan mengeluarkan bola dari belakang, tetapi kami tahu kapan kami harus mengambil risiko dan kapan tidak," tuturnya.
Spanyol menyelesaikan 2.489 umpan dalam kampanye penyisihan grup mereka, rekor terbanyak mereka di satu turnamen (sejak 1966).
Melawan Jepang, mereka menorehkan 969 umpan, yang jadi rekor untuk tim yang kalah.
Mereka akan menghadapi situasi yang hampir serupa saat menghadapi Maroko.
Tim Singa Atlas ini telah menunjukkan kualitas serangan balik yang berbahaya setelah mengklaim empat poin dari pertandingan melawan Kroasia, dan Belgia.
Puncaknya, mereka menggebuk Kanada 2-1 untuk memastikan lolos ke 16 besar sebagai juara grup F.
Baca juga: Hasil 16 Besar Piala Dunia 2022: Perancis dan Inggris Bertemu di Perempat Final, Sisa 4 Tempat
Keberhasilan mereka dalam melakukan serangan balik banyak didorong oleh pergerakan cepat Hakim Ziyeh di sektor sayap kanan.
Winger Chelsea ini telah menyumbang satu gol, dan satu assists.
Dia tercatat sebagai pemain yang paling banyak melepas umpan di kotak penalti (17) di timnya, juga paling rajin mengkreasi peluang (4).
Ziyech juga terdepan dalam urusan menggiring bola (43 kali), serta terjauh pula saat mengiring bola (477.6 meter).
"(Ziyech) adalah pemain hebat, dia bermain sangat baik.
Sangat berbahaya saat dia menembak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Maroko-vs-Spanyol-Awas-Kolaps-Lagi.jpg)