Sering Menangis, Ibu Muda di Tanah Bumbu Tega Aniaya Anak Kandung Usia 3 Tahun hingga Tewas
Seorang anak di Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan (Kalsel) tewas dianiaya ibunya sendiri, S (18).
SERAMBINEWS.COM - Seorang anak di Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan (Kalsel) tewas dianiaya ibunya sendiri, S (18).
Kasus penganiayaan ini dikonfirmasi oleh Kepala Seksi Humas Polres Tanah bumbu, AKP Suryanto.
Suryanto mengatakan, modus pembunuhan yang dilakukan S kepada anaknya adalah karena sang anak sering menangis dan ingin keluar rumah.
Ia mengatakan jika pelaku emosi karena anaknya menangis terus menerus.
"Pelaku emosi dikarenakan korban ingin main keluar rumah dan menangis terus menerus," ujar AKP Saryanto seperti yang diwartakan Kompas.com.
Suryanto juga mengatakan jika pelaku menyembunyikan penganiayaan ini dari mantan suaminya.
Setelah melakukan penganiayaan, korban dibawa ke rumah sakit oleh pelaku.
Pelaku pun lantas menghubungi suaminya dan berdalih korban jatuh di selokan.
"Ayah korban menanyakan kepada mantan istrinya apa penyebab anaknya tersebut sampai seperti itu dan dijawab bahwa anaknya terjatuh di got," lanjut Suryanto.
Keesokan harinya, mantan suami pelaku pun menuju ke rumah sakit.
Namun, korban telah meninggal dunia.
Baca juga: Dituding Aniaya Warga, 2 Anggota DPRD Medan Mengaku Diperas Rp 3 M, Berujung Saling Lapor Polisi
Ayah korban pun melihat ada luka memar di bagian perut anaknya.
Ia juga merasa curiga dan menduga anaknya bukan jatuh dari selokan.
Terlebih, tetangga pelaku juga menyaksikan pengniayaan.
Ayah korban pun akhirnya melaporkan kejadian ini.