Piala Dunia 2022
Belanda vs Argentina, Duel 2 Terbaik
Penyerang Paris Saint Germain ini sudah mencetak tiga gol, dan satu assist yang artinya terlibat dalam 57 persen gol Albiceleste dalam empat laga
Bek dengan tinggi 195 cm ini tampil lebih sabar mengawal pergerakan Messi.
Ia baru akan menghalau atau menekel "si Kutu" yang tingginya 170 cm itu saat akan membuat manuver berbahaya.
Jurus seperti ini kemungkinan akan dipraktikkan lagi oleh Van Dijk dini hari nanti.
Bentrokan di Stadion Lusail memperbaharui salah satu duel klasik di peta sepak bola dunia.
Argentina mengalahkan Belanda ketika mereka bertemu di final 1978.
Namun, gol telat Dennis Bergkamp yang menakjubkan membawa Belanda ke perempat final yang ketat pada 1998.
Baca juga: Jadwal Perempat Final Piala Dunia 2022: Brasil vs Kroasia, Inggris Vs Perancis, Maroko vs Portugal
Terakhir kali mereka bertemu adalah di semifinal Piala Dunia 2014 delapan tahun lalu, ketika tim Argentina yang dikapteni Messi menang melalui adu penalti.
Dan Van Dijk mengaku siap jika duel klasik nanti berakhir dengan adu tendangan penalti lagi.
"Kami telah berlatih," kata pemain berusia 31 tahun itu.
“Itu tidak menjamin dalam sebuah pertandingan, di mana Anda bermain di stadion penuh dengan 80 ribu penonton, dan ada semi final yang dipertaruhkan, semuanya akan berjalan sama, tetapi kami berusaha melakukan yang terbaik," katanya.
Tapi dia berharap laga akan berakhir dalam waktu normal, dengan Oranye jadi pemenang.
"Mudah-mudahan kami tidak sampai ke tahap itu dan kami bisa memutuskan pertandingan sebelum perpanjangan waktu atau adu penalti, tapi jika saatnya tiba kami harus siap untuk itu.
Kami sudah berlatih semaksimal mungkin," ujar Van Dijk.
Belanda punya sejarah mentereng dengan mencapai babak final Piala Dunia tiga kali.
Namun, Oranye pernah belum mengangkat trofi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Belanda-vs-Argentina-Duel-2-Terbaik.jpg)