Breaking News:

Internasional

Musisi Arab dan Tiongkok Berkolobarasi Dalam Satu Panggung, Meriahkan Kunjungan Presiden Xi Jinping

Sejumlah musisi Arab dan Tiongkok menggelar pameran musik untuk ikut memeriahkan kunjungan Presiden China Xi Jinping ke Arab Saudi

Editor: M Nur Pakar
Foto: Saudi Press Agency
Musisi Arab dan Tiongkok tampil bersama di Riyadh, Arab Saudi. 

SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Sejumlah musisi Arab dan Tiongkok menggelar pameran musik untuk ikut memeriahkan kunjungan Presiden China Xi Jinping ke Arab Saudi.

Kunjungan tiga hari Presiden Xi Jinping ke Riyadh, Arab Saudi, juga memprioritaskan pertukaran lintas budaya untuk membantu memperkuat hubungan diplomatik.

Di sela-sela kunjungan Xi, diadakan acara bertajuk “Dari Timur ke Timur dan Pameran Terpilih Seniman Arab yang Mengunjungi Tiongkok” di Istana Kebudayaan untuk memamerkan karya seniman dan musisi Arab dan Tiongkok.

Disponsori oleh Kementerian Kebudayaan Arab Saudi, Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Tiongkok, dan Liga Arab, bekerjasama dengan Kementerian Penerangan Saudi, acara tersebut menampilkan pertunjukan tradisional Ardah dan tarian rutin dan musik Tiongkok.

Dengan suara samar dari senar musik China dari zheng, alat musik gesek versi Arab, qanun, dan oud, trio pemain Arab Saudi dan China menciptakan perpaduan suara yang unik, seperti dilansir Arab News, Jumat (9/12/2022).

Baca juga: Festival Musik Freaks of Nature di Riyadh Tampilkan 1.000 Sampai 5.000 Peserta Aneh Per Hari

Sejak 2009, lebih dari 170 seniman terkenal dari 21 negara Arab telah diundang untuk mengunjungi China oleh Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata China.

Para seniman mengubah apa yang mereka lihat, rasakan, dan pikirkan menjadi lebih dari 500 lukisan, patung, dan karya keramik.

Pameran ini menampilkan 40 karya dari berbagai seniman Arab Saudi, Libya, Aljazair, Palestina, Mesir, Bahrain, Irak, dan Jordania bersama karya seniman Tiongkok yang mengunjungi negara-negara Arab.

Juga menampilkan lukisan China Manama dan Amman, dan salah satu pria Mesir dengan unta, dihiasi dengan tali dan lonceng berwarna-warni, dengan latar belakang ikon Piramida Giza Mesir.

Pengaruh Jalur Sutra kuno juga terlihat pada beberapa karya seni dan layar besar yang menutupi dinding yang menunjukkan kaligrafi China dan Arab serta benda-benda peninggalan sejarah.

Baca juga: Ribuan Penggemar Musik Berbondong-Bondong ke Festival Musik Banban, Riyadh

Pameran ini diselenggarakan oleh Bauhinia Culture Holdings Limited, dilaksanakan oleh China Arts and Entertainment Group Ltd., didukung oleh Asosiasi Seniman China.

Pertunjukan seni langsung juga diadakan, menyoroti arsitektur khas Tembok Besar China dan Istana Salwa Diriyah, Arab Saudi.

“Saya menemukan kesamaan dalam cara penggunaan di sini dan di negara saya,” kata pelukis Tiongkok Wang Haikun kepada Arab News.

“Kesamaan ini mendorong saya untuk menerapkannya pada sisi mural saya sebagai simbol persatuan kita," harapnya.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved