Piala Dunia 2022

Pemicu Baku Hantam Penonton Piala Dunia di Warung Kopi, Sampai Anggota Keluarga Datang

Kegembiraan menonton bersama siaran Piala Dunia Qatar di sebuah warung kopi di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, berakhir rusuh, Minggu (11/12/2022)

Editor: Muhammad Hadi
Twitter/@OmarNNoticias
Kegembiraan menonton bersama siaran Piala Dunia 2022 Qatar di sebuah warung kopi di Kota Pontianak, berakhir rusuh, Minggu (11/12/2022). FOTO Fans Argentina dan Meksiko Berkelahi di Jalanan Qatar, Dipicu karena Messi Dihina 

SERAMBINEWS.COM - Piala Dunia 2022 Qatar menjadi tontonan menarik di seluruh dunia.

Hingga kini sudah ada empat tim yang masuk ke semifinal Piala Dunia 2022.

Yaitu, Kroasia, Argentina, Maroko dan Prancis.

Di Indonesia, warung kopi dipenuhi oleh warga yang ingin menyaksikan pertandingan Piala Dunia 2022.

Meski Indonesia tak lolos Piala Dunia, tetapi masing-masing warga punya timnas negara lain yang menjadi jagoannya.

Kadangkala saking ngefansnya kepada timnas negara tertentu hingga terjadi perkelahian di warung kopi saat nonton bareng.

Pemicunya diawali oelah berbagai macam sebab hingga tersulut emosi dan terjadi perkelahian.

Misalnya penyebab baku hantam di sebuah warung kopi di Pontianak, Kalimantan Barat ini.

Kegembiraan menonton bersama siaran Piala Dunia Qatar di sebuah warung kopi di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, berakhir rusuh, Minggu (11/12/2022).

Para pengunjung terlibat baku hantam di warung kopi yang berada di Jalan Setiia Budi itu.

Menurut polisi, pemicu perkelahian adalah salah paham antarpengunjung yang merasa terhalangi pandangan saat menonton.

Baca juga: Kisah Walid Regragui Pelatih Timnas Maroko, Didukung Sang Ibunda Fatima, Impikan Juara Piala Dunia

“Peristiwa tersebut terjadi dikarenakan kesalahpahaman antara kedua belah pihak, sehingga menimbulkan keributan pada saat menonton pertandingan sepakbola,” kata Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polresta Pontianak Kompol Indra Asrianto.

Indra menjelaskan, keributan terjadi ketika seorang pengunjung berinisial AN sedang duduk santai di depan layar menyaksikan pertandingan sepakbola.

Setelah itu, seorang pria berinisial AD datang dan berdiri di depan AN.

Melihat itu, AD emosi karena AN telah menghalangi pandangan AN ke layar televisi.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved