Minggu, 19 April 2026

Media Sosial

Gagal Penalti, Pemain Timnas Perancis Ini Diejek dan Dihujat di Media Sosial

Di kubu Perancis, dua dari empat penendang yakni Kingsley Coman dan Aurelien Tchouameni gagal melaksanakan tugasnya.

Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/(AFP/PAUL ELLIS)
Pemain sayap timnas Perancis, Kingsley Coman, ditenangkan oleh Kylian Mbappe setelah gagal mengeksekusi tendangan penalti ke gawang Argentina pada laga final Piala Dunia 2022 Qatar di Stadion Lusail, Minggu (18/12/2022) malam WIB. Setelah insiden itu, Coman dikabarkan mendapat serangan kata-kata rasis di media sosial. 

SERAMBINEWS.COM - Duel Argentina vs Perancis pada final Piala Dunia 2022 di Stadion Lusail pada final Piala Dunia 2022 Qatar, Minggu (18/12/2022 berakhir dengan skor sama kuat 3-3 selama waktu normal hingga extra time.

Alhasil, pemenang laga Argentina vs Perancis pun harus ditentukan lewat babak adu penalti.

Di kubu Perancis, dua dari empat penendang yakni Kingsley Coman dan Aurelien Tchouameni gagal melaksanakan tugasnya.

Sementara itu, empat eksekutor penalti Argentina termasuk Lionel Messi berhasil menaklukkan kiper Les Bleus, Hugo Lloris.

Adapun, pada babak adu penalti tersebut, Kingsley Coman menjadi penendang kedua Perancis.

Selebrasi Timnas Argentina Usai Juarai Piala Dunia 2022: Ada Tarian Hening Cipta Untuk Kylian Mbappe

Sepakan kaki kanan pemain sayap Bayern Muenchen itu mampu dibaca secara baik oleh kiper Argentina, Emiliano Martinez.

Martinez bergerak ke arah yang tepat untuk menepis eksekusi 12 pas Coman.

Argentina lantas berada di atas angin setelah sepakan penendang ketiga Perancis, Aurelien Tchouameni, melebar.

Pejabat Dukung Prancis Dicebur Ke Laut, Fans Argentina Rayakan Juara Piala Dunia 2022

La Albiceleste mengunci kemenangan melalui Gonzalo Montiel yang maju menjadi penendang keempat mereka.

Argentina menang adu penalti 4-2 atas Perancis dan menjadi juara Piala Dunia 2022 Qatar.

Dilansir dari Eurosport, Kingsley Coman dan Aurelien Tchouameni mendapat serangan dengan kata-kata rasis secara online usai laga final Piala Dunia 2022.

Coman lantas mendapat dukungan dari klubnya, Bayern Muenchen.

"Keluarga FC Bayern berada di belakangmu, King. Rasisme tidak memiliki tempat di olahraga dan lingkungan kita," tulis Die Roten via Twitter resmi klub.

Dukungan kepada Coman juga mengalir dari pengguna media sosial lainnya.

Kolom komentar di akun Instagram pribadi Coman kini dipenuhi dengan beragam pesan dukungan untuk pemain berusia 26 tahun tersebut.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved