Berita KONI
Mualem: Musorprov KONI Aceh Harus Lancar
Muzakir Manaf mengingatkan supaya pelaksanaan Musyawarah Provinsi (Musorprov) KONI dapat berlangsung sukses, dan lancar
BANDA ACEH – Ketua Umum KONI Aceh, H Muzakir Manaf mengingatkan supaya pelaksanaan Musyawarah Provinsi (Musorprov) KONI dapat berlangsung sukses, dan lancar.
“Musorprov KONI Aceh hendaknya dapat berjalan sesuai agenda.
Kita minta harus berlangsung sukses dan lancar,” ungkap Mualem—sapaan akrab H Muzakir Manaf kepada wartawan, Senin (19/12/2022) malam.
Mualem secara terbuka mengungkapkan, bahwa hendaknya pelaksanaan Musorprov KONI Aceh tersebut bisa dengan aklamasi.
“Peserta kalau dapat ya aklamasi saja dan musyawarah.
Enggak usah ada ceh coeh lah,” tegasnya.
Sebagaimana diketahui, jabatan Ketua Umum KONI yang diemban Muzakir Manaf selama dua periode akan berakhir pada Desember 2022.
Dalam rentang delapan tahun itu, Mualem mampu mengangkat prestasi Aceh terutama di Pekan Olahraga Nasional (PON).
Pada PON 2016 di Bandung, Jawa Barat, Aceh berhasil naik ke posisi 17 dari sebelumnya peringkat 25 di PON Riau tahun 2012.
Di PON Papua 2021, Aceh nangkring di urutan ke-12.
Namun, Mualem tetap menekankan agar musyarawah dilaksanakan sesuai prosedur, aturan yang tertuang dalam AD/ART dan kesepakatan yang disudah dibuat oleh anggota KONI Aceh, yaitu KONI kabupaten/kota dan Pengprov.
Soal adanya dinamika yang berkembang saat ini, menurut Mualem, itu hal biasa terjadi.
Baca juga: Futsal Solid Dukung Abu Razak Jadi Calon Ketum KONI Aceh, M Zulfri: Pencalonan Sudah Sesuai AD/ART
Baca juga: KONI Langsa Layangkan Protes ke TD Wushu PORA XIV/2022 Pidie, Ini yang Dilaporkan
KONI Aceh tetap berpegang pada aturan dan kesepakatan, khususnya kesepakatan pada Rakerprov KONI Aceh pada Maret 2022 lalu.
Di mana sudah menetapkan mekanisme dan persyaratan untuk memilih Ketua Umum KONI Aceh yang baru.
“Kalaupun ada yang tuntut menuntut silahkan saja, kami juga bisa menuntut.
Sekali, jangan ada yang mengganggu Musorprov KONI Aceh.
Saya pastikan semua berjalan sesuai prosedur, aturan, tata tertib yang sudah diatur dalam AD/ART organisasi,” pungkas Mualem.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Musprov KONI Aceh, H Teuku Rayuan Sukma SSos menjelaskan, kegiataan itu akan berlangsung pada 24-26 Desember 2022 di Hotel Permata Hati, Ulee Lheue, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh.
Sesuai dengan jadwal, Musorprov KONI Aceh dihadiri sekitar 400 peserta dari KONI kabupaten/kota, dan Pengprov.
Kecuali itu, Ketua Umum KONI Pusat, Letjen (Pur) Marciano Norman dan pengurus juga hadir.
“Dari konfrimasi terakhir kita, Pj Gubernur Aceh, Achmad Marzuki dipastikan membuka kegiataan Musprov ini,” jelas mantan Ketua Umum Pertina Aceh itu.
Ia merincikan, agenda Musorprov KONI Aceh nantinya menyampaikan laporan pertanggungjawaban (LPJ) pengurus, lauching maskor dan logo PON Aceh-Sumut 2024, program kerja, serta pemilihan ketua umum periode 2022-2026.
Rayuan menjelaskan, Rapat Kerja (Raker) KONI Aceh Maret 2022 lalu, menetapkan beberapa keputusan seperti pembentukan Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) Bakal Calon Ketum KONI Aceh, mekanisme pendaftaran, dan sejumlah persyaratan.
Di mana setiap bakal calon yang ingin maju wajib memenuhi persyaratan minimal dukungan 30 persen dari KONI kabupaten/kota dan 30 persen dari Pengprov.
“Jadi, ini semua adalah keputusan forum Raker pada Maret 2022,” tegas Rayuan.
Menurutnya, forum raker secara spontan mengusulkan agar Abu Razak didukung sebagai Balon Ketua Umum KONI Aceh masa bakti 2022-2026.
Namun, hal itu tidak mempengaruhi proses pendaftaran hingga penetapan bakal calon ketum.
“Buktinya, sejak 10 sampai 20 Desember pendaftaran tetap dibuka.
Siapa saja yang ingin mendaftar silahkan, dan ikut persyaratan yang disepakati dalam Raker,” tutup Rayuan. (ran)
Baca juga: Empat Atlet Catur Pelatda KONI Aceh Raih Medali PORA Pidie, Sabet Emas di Nomor Catur Cepat
Baca juga: 101 Atlet Bertarung di Cabor Angkat Besi, Dibuka Wakil Ketua Umum I KONI Pusat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/mualem-78u.jpg)