Jumat, 17 April 2026

Berita Aceh Utara

BMKG Malikussaleh Aceh Utara Imbau Warga Waspada Bencana Banjir

Hingga memasuki akhir dasarian (10 hari berturut-turut) kedua Desember ini kata Siswanto, konsentrasi awan hujan (awan konvektif) masih dominan

Penulis: Jafaruddin | Editor: Nur Nihayati
For Serambinews.com
Kepala BMKG Malikussaleh Aceh Utara, Siswanto Fauzi. 

Hingga memasuki akhir dasarian (10 hari berturut-turut) kedua Desember ini kata Siswanto, konsentrasi awan hujan (awan konvektif) masih dominan

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM,LHOKSUKON – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Malikussaleh Aceh Utara mengimbau warga mewaspadai bencana banjir.

Sebab untuk wilayah Aceh Utara kemudian Bener Meriah dan sekitarnya masih berpotensi terjadi hujan.

“Berdasarkan analisa dinamika atmosfer terkini dapat disampaikan bahwa sejak seminggu terakhir hingga saat ini di sebagian besar wilayah pesisir timur Aceh masih diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang,” ujar Kepala BMKG Malikussaleh Aceh Utara, Siswanto Fauzi kepada Serambinews.com, Rabu (21/12/2022).

Hingga memasuki akhir dasarian (10 hari berturut-turut) kedua Desember ini kata Siswanto, konsentrasi awan hujan (awan konvektif) masih dominan terlihat di wilayah Dataran Tinggi Aceh Tamiang.

Baca juga: 55 Medali Cabor Balap Sepeda telah Direbut 11 Kabupaten, Pidie Terbanyak Peroleh Emas

Sebagian Kota Langsa, Dataran Tinggi Aceh Timur, Aceh Utara, Kota Lhokseumawe, Bener Meriah dan Bireuen, potensi Hujan ini diprediksi masih akan terus terjadi hingga dua hari ke depan.

Untuk itu BMKG Malikussaleh Aceh Utara menghimbau kepada seluruh masyarakat yang akan melakukan aktifitas di luar ruangan untuk terus meningkatkan kewaspadaannya terhadap dampak bencana hidro meteorologi

“Potensi dampak bencana hidro meteorologi dapat berupa bencana banjir bandang atau banjir genangan maupun tanah longsor serta hembusan angin kencang disertai sambaran petir,” ujar Kepala BMKG Malikussaleh.

Masyarakat juga diimbau untuk mengecek kondisi konstruksi bangunan rumah seperti atap seng rumah, sehingga dapat mengantisipasi adanya tiupan angin kencang maupun puting beliung.

Peningkatan curah hujan diprediksi akan terus berlangsung hingga akhir Desember 2022 hingga menjelang awal tahun Januari 2023.

Namun memasuki 22 sampai 26 Desember 2022 ada indikasi cuaca mulai membaik.

“Tentu kondisi ini akan mengganggu kenyamanan terhadap keselamatan pada jalur penerbangan sipil, khususnya yang berada pada jalur penerbangan Kualanamu (medan) ke Malikussaleh dan sebaliknya,” katanya.

Dalam hal ini kata lanjut Siswanto BMKG Malikussaleh Aceh Utara mengimbau kepada seluruh stakeholder seperti Airnav, Maskapai Penerbangan, Para Nelayan, Masyarakat Pesisir Pantai dan pengelola wisata air serta masyarakat yang akan berliburan agar terus meningkatkan kewaspadaaan terhadap perubahan cuaca.

Kewaspadaan masyarakat terhadap cuaca ekstrem salah satunya dapat dilakukan dengan cara terus memonitor info perkembangan cuaca dari aplikasi ponsel Android (info.bmkg), sosial media (akun IG : bmkg_acehutara).

Selain itu juga dari laman web (www.bmkg.go.id), aplikasi MHEWS (mhews.bmkg.go.id) atau dapat berkontak langsung melalui kantor BMKG terdekat.(*)

Baca juga: E-Katalog Rp 1,6 T Jadi Sarang Korupsi, Luhut Minta KPK Tak Main Tangkap

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved