Menteri ESDM Arifin Tasrif Lepas Kepergian Prof Dr Subroto
Arifin menambahkan, almarhum Prof Dr Subroto memiliki peran penting terhadap pembangunan Indonesia khususnya di sektor energi.
SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Sore hari di tengah gerimis tokoh energi nasional Prof Dr Subroto dikebumikan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu (21/12/2022).
Jenazah almarhum Prof Dr Subroto sebelumnya disemayamkan di Kantor Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Jakarta.
Menteri ESDM Arifin Tasrif bertindak sebagai inspektur upacara melepas kepergian Prof Dr Subroto dengan deputasi pemakaman militer.
Tembakan salvo yang dilepaskan regu tembak mengiringi pemakaman jenazah almarhum Prof Dr Subroto.
"Pada Selasa (20/12/2022) kita kehilangan orang tua, guru, dan panutan tokoh energi dunia Prof Dr Subroto. Saya atas nama pemerintah dan yang hadiri di sini menyampaikan duka cita sedalam-dalamnya atas kepergian almarhum," ucap Arifin dalam pidatonya.
Arifin mengajak seluruh hadirin yang datang dalam prosesi pemakaman untuk bersama-sama memanjatkan doa kepada Allat SWT.
"Kita berdoa agar segal dosa dan kehilafan almarhum dimaafkan serta amal baktinya diterima Tuhan Yang Maha Kuasa," tuturnya.
Lebih lanjut, Menteri ESDM menyampaikan kepada keluarga almarhum dapat menerima kepergiannya.
Baca juga: PBB Tunjuk Tiga Perempuan, Pimpin Penyelidikan Tindakan Keras Terhadap Perempuan Iran, Teheran Tolak
Baca juga: Korban Meninggal Gegara Terpapar Corona di Lhokseumawe Capai 80 Orang Hingga Akhir 2021, Ini Datanya
Baca juga: Aminah Cendrakasih, Tokoh Mak Nyak di Sinetron Si Doel Anak Sekolah Meninggal Dunia
Arifin berharap seluruh keluarga yang ditinggalkan dapat ikhlas dan diberikan ketabahan dalam melewati masa cobaan ini.
"Kita sebagai umat beragama yang percaya pada kuasanya, kita menyadari benar bahwa kepergian almarhum adalah atas kuasanya bagi Tuhan Yang Maha Kuasa," imbuhnya.
Arifin menambahkan almarhum Prof Dr Subroto memiliki peran penting terhadap pembangunan Indonesia khususnya di sektor energi.
"Sepanjang hidup almarhum telah menghabiskan tenaga dan pikiran untuk kemajuan sektor energi dan sumber daya alam," tukasnya.
Begawan Energi Kelas Dunia
Almarhum Prof Dr Subroto merupakan Menteri Pertambangan dan Energi 1978-1988 era pemerintahan Soeharto.
Bengawan energi yang dikenal luas dunia ini meninggal di usia 99 tahun setelah menjalani perawatan intensif di RSPI Sulianti Saroso Jakarta.
Di mata internasional almarhum dikenal sebagai The Wise Minister Subroto from Indonesia.
Profesor Subroto adalah Pendiri dan Ketua Bimasena, Masyarakat Pertambangan dan Energi.
Baca juga: Pasukan AS Didukung Milisi Kurdi Gempur Kelompok ISIS di Suriah Timur, Enam Orang Ditangkap
Baca juga: Kerajaan Arab Saudi Harapkan Irak Kembali Normal, Sebagai Tempat Lahir Peradaban dan Pengetahuan
Subroto melahirkan banyak kebijakan berpengaruh salah satunya adalah Kebijakan Energi Nasional (KEN) dan program Listrik Masuk Desa (LMD).
Almarhum juga mendorong pengupayaan sumber energi non-minyak (seperti tenaga air, panas bumi dan matahari) sampai gerakan hemat energi.
Gelar tersebut diberikan karena visinya yang hati-hati dalam pengelolaan minyak di kalangan negara-negara OPEC (Organization of the Petroleum Exporting Countries).
Subroto dikenal pandai berdiplomasi dan mampu meredam silang pendapat antarnegara OPEC kala menjabat sebagai Presiden Konferensi (1985-1985) dan Sekretaris Jenderal pada tahun 1988-1994.
Prof. Dr. Subroto yang juga Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia tercatat sebagai tokoh yang ikut merancang konsep pembangunan perekonomian Indonesia.(Tribun Network/Reynas Abdila)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Penasehat-Medco-Grup-Prof-Subroto.jpg)