Berita Langsa

Penebang Liar Jarah Pohon Mangrove

Puluhan ribu batang pohon mangrove di kawasan Mangrove Information Center Aceh Timur dilaporkan dijarah oleh penebang liar

Editor: bakri
Foto LSM Bale Juroeng
Puluhan ribu batang pohon mangrove di kawasan Mangrove Information Center, Aramiah, Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur habis ditebang pelaku. 

LANGSA - Puluhan ribu batang pohon mangrove di kawasan Mangrove Information Center, Aramiah, Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur dilaporkan dijarah oleh penebang liar.

"Ini sungguh tindakan kejahatan yang tidak dapat ditolerir.

Kawasan ini merupakan kawasan Hutan Produksi milik Negara yang harus dijaga bersama sama," ujar Pj Sekretaris LSM Bale Juroeng, Edy Phonna kepada Serambi, Selasa (20/12/2022).

Menurut Iskandar, sejak tahun 2007, LSM Bale Juroeng bersama relawan sudah mulai melakukan kegiatan di kawasan tersebut, yaitu dengan menanam pohon mangrove dan lainnya.

Kegiatan tanam-menanam yang dilakukan mereka bertujuan untuk merawat berbagai jenis mangrove agar tumbuh subur sehingga menjadi aset yang dapat dinikmati manfaatnya.

Kegiatan penanaman mangrove di kawasan ini terus dilakukan LSM Bale Juroeng selama 15 tahun terakhir.

"Akan tetapi kegiatan yang selama ini dilakukan di kawasan dengan luas 10 hektat menjadi sia-sia.

Hanya dalam hitungan 10 hari, 90 persen kawasan ini hancur lebur," sebut Edy Phonna.

Disebutkan Phona, pada 8 Desember 2022 beberapa aktivis lingkungan LSM Bale Juroeng mengunjungi kawasan ini untuk mendokumentasikan keadaan di lapangan.

"Pada saat tersebut sudah terlihat beberapa areal telah ditebangi, terang Iskandar Haka, Ketua LSM Bale Juroeng.

Jujur, timpal Iskandar, LSM Bale Juroeng sampai dengan saat ini memang tidak bisa menjaga kawasan ini selama 24 jam, karena keterbatasan tenaga dan pendanaan.

Oleh sebab itu, pihaknya meminta kepada seluruh elemen masyarakat agar tersadar dan secara bersama sama ikut menjaga kawasan ini.

Baca juga: DKP Aceh dan Mitra Terkait Tanam Mangrove dan Bersihkan Pantai di Pelabuhan Perikanan Lampulo

Baca juga: Hari Kedua KTT G20 di Bali, Jokowi Ajak Pemimpin Negara dan Delegasi G20 ke Tahura Mangrove

“Pihaknya tidak bisa menangkap tangan para pelaku penebangan.

Perlu adanya dukungan dan kerja sama, karena bagi kami mereka adalah antek-antek teroris lingkungan yang harus ditindak,” tegasnya.

Patroli Bersama

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved