Sabtu, 25 April 2026

Internasional

Presiden Ukraina Minta Bantuan Sistem Pertahanan Udara, Italia Masih Mikir-Mikir

Pemerintah Italia telah mendapat permintaan dari Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy untuk memasok Sistem Pertahanan Udara.

Editor: M Nur Pakar
Anadolu Agency
Sistem pertahanan udara Turki HISAR A+ dikembangkan lebih mapan dan sistem pertahanan udara HISAR O+ telah memasuki produksi secara massal. 

SERAMBINEWS.COM, ROMA - Pemerintah Italia telah mendapat permintaan dari Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy untuk memasok Sistem Pertahanan Udara.

Menteri Pertahanan Italia, Guido Crosetto langsung menanggapi dengan menyatakan masih mempertimbangan permintaan tersebut.

Dia malahan bertanya: "Apakah Italia akan dapat memasok Ukraina dengan Sistem Pertahanan Udara, seperti yang diminta oleh Presiden Volodymyr Zelensky."

"Sistem pertahanan udara akan disediakan jika memanng memungkinkan," kata Guido Crosetto kepada surat kabar Il Messaggero dalam sebuah artikel yang diterbitkan pada Rabu (28/12/2022).

“Jika kami memberikan rudal pertahanan udara ke Ukraina, kami harus mengambilnya dari stok dan harus melakukannya tanpa menghabiskannya, dan memastikan kualitasnya,” tambahnya.

Pernyataannya kepada Il Messaggero mengikuti panggilan Selasa (27/12/2022), antara Zelenskyy dan Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni.

Baca juga: Rusia Kerahkan Sistem Rudal Taktis Iskander dan Sistem Pertahanan Udara S-400 ke Belarusia

Setelah itu Zelenskyy men-tweet, Roma sedang mempertimbangkan untuk memasok pertahanan udara ke negaranya.

Crosetto mengatakan kepada Reuters bulan ini sistem pertahanan udara SAMP/T Prancis-Italia termasuk di antara bantuan militer yang diminta Kiev dari Roma.

Dia menekankan sekutu Barat Ukraina untuk meningkatkan bantuan militer guna membantu melawan serangan rudal dan pesawat tak berawak Rusia selama tiga bulan terhadap infrastruktur sipil.

Di bawah mantan Perdana Menteri Mario Draghi, Italia mengirim lima paket bantuan ke Kiev.

Seperti perlengkapan militer, dan pemerintah Meloni sedang mengerjakan kemungkinan pengiriman keenam.

Meloni, yang mulai menjabat pada Oktober 2022, telah menjadi pendukung kuat Kiev.

Meskipun ada gesekan pada masalah tersebut dalam koalisi penguasa sayap kanannya dan elemen pasifis yang kuat di antara opini publik domestik.(*)

Baca juga: NATO Siap Kirim Sistem Pertahanan Udara ke Ukraina, Cegah Serangan Lanjutan Drone Iran

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved