Berita Aceh Barat
Kapolres Aceh Barat Lakukan Jumat Curhat di Atas Kapal Nelayan, Ini Harapan Warga
Puluhan nelayan menyampaikan keluhan dan aspirasinya masing-masing kepada Kapolres Aceh Barat yang berlangsung di atas kapal nelayan Jumat (30/12/2022
Penulis: Sadul Bahri | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Sa'dul Bahri | Aceh Barat
SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Puluhan nelayan menyampaikan keluhan dan aspirasinya masing-masing kepada Kapolres Aceh Barat yang berlangsung di atas kapal nelayan, Jumat (30/12/2022) pada kegiatan jumat curhat.
Jumat curhat merupakan salah satu agenda rutin dengan tujuan sebagai bentuk kepedulian antar sesama, dan membangun kesatuan guna menyelesaikan permasalahan dihadapi warga.
Tampak puluhan nelayan bersantai menikmati hidangan kopi pagi sembari berdiskusi di atas kapal terkait isu terkini yang dialami oleh para nelayan.
Kapolres Aceh Barat, AKBP Pandji Santoso pada kegiatan tersebut mengatakan, salah satu hal yang disampaikan nelayan terkait pengurusan surat menyurat seperti surat rekomendasi pembelian minyak.
Baca juga: Curhat Sambil Ngopi, Kapolres Aceh Besar Dengar Aduan Masyarakat di Kota Jantho
Kemudian soal dangkalnya lintas keluar masuk kapal di kawasan dermaga pendaratan ikan, kurangnya pengadaan lampu navigasi kapal tongkang serta masalah limbah yang berserakan di di kawasan pantai dan laut.
"Ini tujuannya untuk menyerap permasalahan di desa khususnya nelayan, dengan berprinsip memprioritaskan penyelesaian permasalahan tersebut, " ujarnya.
Dikatakannya, bahwa terkait keluhan nelayan soal surat rekomendasi pengambilan BBM begitu lama proses pengeluaran turun ke nelayan.
Maka menurutnya perlu ada keselarasan pihak Polairud dengan Dinas Kelautan Perikanan dan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan agar sirkulasi kebutuhan nelayan lancar.
Dari berbagai permasalahan telah diserap dirinya mengaku akan berupaya mengatasi secara maksimal di tingkat daerah dengan cara menjalankan koordinasi ke pihak dinas terkait, sehingga keperluan nelayan mulus tanpa hambatan.
Baca juga: MS Jantho Tangani 1.033 Perkara, Tertinggi Istri Ceraikan Suami, 16 Perkara Rudapaksa dan 4 Poligami
"Kita akan pikirkan dan merumuskan secara bersama bagaimana mengatasi rangkaian pembahasan penting tadi terselesaikan.
Kedepan ini akan diupayakan agar kebijakan pro terhadap nelayan, sehingga tidak menghambat aktifitas pencarian ekonomi di laut," sebutnya.
Sementara itu, Panglima Laot Lhok Panggong, Fajar fitriadi mengatakan, bahwa kegiatan yang dilaksanakan Polres setempat memberikan manfaat bagi masyarakat nelayan.
"Dengan adanya jumat curhat, telah memberi peluang bagi kami untuk menyampaikan berbagai keluhan yang sedang dialami rekan-rekan dalam mencari rezeki di laut.
Kita berharap kepada pihak berwenang agar menyelesaikan segala permasalahan yang terjadi saat ini," tutup Fajar.
Baca juga: Kuis Tebak Juara Piala Dunia 2022 Diundi, Ini Nama-nama Pemenang