Berita Bener Meriah

Warga Keluhkan Penanganan Gajah Liar

Persoalan gajah liar selalu menjadi keluhan masyarakat di pedalaman Bener Meriah

Editor: bakri
FOR SERAMBINEWS.COM
Rumah warga yang rusak akibat diamuk gajah liar, Rabu (28/12/2022) pagi, di Kampung Pancar Jelobok, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Bener Meriah. 

REDELONG - Persoalan gajah liar selalu menjadi keluhan masyarakat di pedalaman Bener Meriah.

Penanganan binatang liar itu dinilai belum maksimal, sehingga kerap mengganggu ketentraman warga.

Hal itupun mencuat dalam pertemuan Kapolsek Pintu Rime Gayo, Iptu Selode Ilen dengan masyarakat dalam program Jumat Curhat, di warung Pak Jenggot, Jumat (30/12/2022).

Jumat Curhat ini dilaksanakan serentak di tingkat Polda, Polres hingga jajaran Polsek.

Kegiatan ini bertujuan untuk mendengar langsung masukan bagi institusi Polri untuk kemajuan Polres Bener Meriah.

"Selain itu juga bertujuan mendengarkan langsung permasalahan yang ada di lingkungan masyarakat," kata Kapolres Bener Meriah AKBP Indra Novianto SIK dalam keterangan tertulisnya, Jumat (30/12/2022).

Dikatakan, dalam Jumat Curhat di jajaran Polsek Pintu Rime Gayo, petugas menerima beberapa keluhan dari masyarakat, terutama soal penanganan gajah liar.

Aparatur Kampung Blang Rakal, Rahmatsyah, mangatakan, saat ini kawanan gajah kembali memasuki permukiman penduduk.

"Huwan bertubuh besar itu merusak rumah dan lahan pertanian warga," bebernya.

Karena itu, dia meminta Kapolres Bener Meriah untuk menyelesaikan konflik antara gajah dan manusia, khususnya di Kecamatan Pintu Rime Gayo.

Baca juga: Dua Unit Rumah Diamuk Gajah Liar

Baca juga: Diduga ‘Dikeroyok’ Kawanan Gajah Liar, Lilik Sang Gajah Jinak Mati di CRU Serbajadi Aceh Timur

Selain itu.ada beberapa poin lagi yang mejadi perhatian masyarakat pintu Rime Gayo.

Seperti penggunaan knalpot yang tidak standar SNI sehingga kehadiran beberapa remaja yang memakai knalpot brong itu sangat meresahkan.

"Jadi kita minta kepada Kapolres melalui Polsek Pintu Rime Gayo ini agar permasalahan di masyarakat ini supaya dapat di atasi," harap Rahmatsyah.

Kapolres Bener Meriah berjanji akan memberikan tindakan kepada para pelanggar lalu lintas terutama pemain knalpot brong.

“Terkait penanganan gajah liar pihaknya sudah berkoordinasi dengan BKSDA untuk kembali melakukan penggiringan gajah liar ke habitatnya," tandas Kapolres. (b)

Baca juga: Seekor Gajah Jinak Mati Diserang Gajah Liar di Aceh Timur

Baca juga: Hasil Perkebunan Sawit Turun, Warga Lhok Gajah Minta Saluran Pembuang Dibersihkan

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved