Bantuan Alat Kerja
Selama Tahun 2022, Diskop Aceh Salurkan Bantuan Alat Kerja untuk 2.174 UMKM
Misalnya, untuk usaha santri di Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe, disalurkan bantuan alat kerja multimedia dan perbengkelan, seperti alat bengkel las,
Penulis: Herianto | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Herianto I Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Untuk penciptaan lapangan kerja baru dan penyerapan tenaga muda berketrampilan yang menganggur, Dinas Koperasi UKM Aceh, pada tahun 2022 telah menyalurkan bantuan alat kerja kepada 2.174 UMKM pemula dan madya yang tersebar di 23 Kabupaten/ Kota di Aceh.
“Bantuan alat kerja yang kita berikan tersebut, untuk berbagai kalangan dari mulai kalangan santri, usaha rumah tangga, kelompok usaha gampong maupun perseorangan, dengan jenis bantuan alat kerja yang sangat beragam,” kata Kepala Dinas Koperasi UKM Aceh, Azhari SAg, MSi didampingi Sekretarisnya, Saiful kepada Serambinews.com, Minggu (1/1/2023) di Banda Aceh.
Misalnya, untuk usaha santri di Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe, disalurkan bantuan alat kerja multimedia dan perbengkelan, seperti alat bengkel las, bengkel sepada motor dan lainnya kepada 26 orang pelaku usaha milenial dari kalangan santri.
• Kabel Listrik Diikat pada Pohon Kelapa di Sawang Aceh Utara, Anggota DPR RI Minta PLN Segera Benahi
Masih di kabupaten/kota yang sama, bantuan berang peralatan mesin dan perlengkapan usaha prabot, berikutnya bantuan mesin dan alat kerja menjahit bagi 13 wira usaha pemula, pengadaan usaha bakery/kuliner kelompok usaha Bering Lam Kuta Gampong Meuria, Matang Kuli, Aceh Utara.
Untuk pelaku usaha jahit menjahit pakaian wanita dan pria di Kota Lhokseumawe, diberikan mesih jahit berbgai jenis, alat masak memasak untuk usaha kuliner, alat bengkel sepeda motor, untuk buka usaha perbaikan sepeda motor dan usaha lainnya.
Untuk UMKM perseorangan maupun kelompok di Aceh Besar, diberikan bantuan perangkat kerja usaha laundry (mesin cuci), perbengkelan, mesin jahit untuk usaha menjahit pakaian pria dan wanita, serta usaha bordir, usaha teratak, alat masak memasak untuk usaha kuliner, alat pengolahan ikan dan lainnya.
• Karo Ops Polda Aceh Pimpin Apel Kontijensi Antisipasi Bencana
Di Kota Banda Aceh, bantuan alat kerja yang diberikan lebih banyak kepada usaha kuliner. Misalnya gerobak jualan jus buah, alat pengolahan kopi, alat kecantikan, mesin jahit untuk usaha konvensi, alat multimedia, jumlah penerimanya mencapai ratusan orang.
Untuk wilayah Pidie, Pijay, Bireuen, Bener Meriah dan Aceh Tengah, alat bantuan kerja yang disalurkan, hampir sama dengan daerah laiannya, yaitu mesin jahit, alat masak memasak/kuliner, alat multimedia, begitu juga untuk wilayah pantai Barat- Selatan Aceh, alat digital perinting, alat sablon, mesin cetak batako, mesin jahit, alat salon, alat mutimedia dan lainnya.
Alat modal kerja usaha yang diminta dan dibutuhkan UMKM di berbagai daerah, kata Azhari, umumnya yang produk lanjutannya, memiliki pasar yang luas. Misalnya butuh alat memasak/kuliner, pasar produknya sudah jelas, yaitu makanan dan minuman.
Selanjutnya alat digital perinting, alat sablon kaos/baju, mesin cetak spanduk dan poster, pasar produknya sudah jelas. Mulai tahun 2023-2024, sudah masuk tahun pemilu legislatif dan eksekutif, order pesanan spanduk untuk kampanye akan melonjak, wajar UMKM yang bergerak di bidang percetakan mereka butuh bantuan alat kerja printing dan alat sablon serta alat sejenisnya.
Ada beberapa daerah, kata Azhari, minta bantuan alat door smeer/cuci mobil, air isi ulang, mesin foto copy, pertukangan, pangkas rambut, angkutan tradisionil.
Bantuan alat kerja yang disalurkan Diskop UKM Aceh itu, sebagian merupakan inisiasi dari anggota DPRA dan sebagian lagi inisiasi dari Pj Gubernur Aceh, Achmad Marzuki.
Pj Gubernur Aceh, dalam pesannya kepada Dinas Koperasi UKM Aceh, kalau Dinaskop UKM buat program dan kegitan penyaluran bantuan alat kerja modal usaha kepda UMKM di Aceh, cari alat kerja yang hasil produk pasaranya tinggi di pasaran lokal dan luar.
Misalnya peralatan memasak/kuliner, pasar produk alat itu, sudah jelas dan banyak yang berminat, sehingga kalau dibantu kepada untuk kelompok usaha rumah tangga, kelompok usaha kuliner, kegiatan usahanya berlanjut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/diskop-ukm-220822.jpg)