Kamis, 7 Mei 2026

Internasional

Tahun Baru 2023 Masih Dihantui Perang di Eropa, Babak Baru Monarki Inggris dan Krisis Ekonomi Global

Perayaan Tahun Baru melanda seluruh dunia, mengantarkan Tahun Baru 2023 dengan hitungan mundur dan kembang api dari Sabtu (31/12/2022) sampai Minggu

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AFP
Perayaan Tahun Baru 2023 dengan kembang api di Dubai, Uni Emirat Arab. 

SERAMBINEWS.COM, NEW YORK - Perayaan Tahun Baru melanda seluruh dunia, mengantarkan Tahun Baru 2023 dengan hitungan mundur dan kembang api dari Sabtu (31/12/2022) sampai Minggu (01/01/2023).

Tetapi, juga menandai perang yang masih bergemuruh di Eropa, babak baru dalam monarki Inggris, dan kekhawatiran global atas krisis ekonomi.

Tahun baru dimulai di negara atol kecil Kiribati di Pasifik tengah, kemudian bergerak melintasi Rusia dan Selandia Baru sebelum menuju lebih dalam, zona waktu demi zona waktu, melalui Asia dan Eropa.

Setidaknya untuk satu hari, pikiran terfokus pada kemungkinan, bahkan yang sulit dipahami seperti perdamaian dunia, dan tekad untuk mempertahankan rangkaian resolusi berikutnya.

Sebagai tanda harapan itu, anak-anak bertemu St. Nicholas di stasiun metro yang ramai di Kharkiv, Ukraina.

Namun serangan Rusia berlanjut pada Malam Tahun Baru, dan tentara Ukraina menghabiskan siang dan malam di parit.

Banyak orang Ukraina kembali ke ibu kota, Kiev, untuk menghabiskan Malam Tahun Baru bersama orang yang mereka cintai.

Dengan jutaan orang tanpa listrik, tidak ada perayaan besar yang direncanakan, dan jam malam diberlakukan saat jam berdentang di tengah malam.

Baca juga: Arab Saudi Sambut Tahun Baru 2023 Dengan Meriah, Dari Makanan Lezat, Kembang Api Sampai Musik Live

Presiden Prancis Emmanuel Macron menyambut Tahun Baru 2023 dengan pesan persatuan dan kepercayaan dalam pidato yang disiarkan televisi pada Sabtu (31/12/2022) malam.

Macron menjanjikan dukungan berkelanjutan untuk Ukraina.

“Selama tahun mendatang, kami akan selalu berada di sisi Anda,” kata Macron.

“Kami akan membantu Anda sampai kemenangan dan kami akan bersama-sama membangun perdamaian yang adil dan abadi," jelasnya.

"Andalkan Prancis dan andalkan Eropa,” tambahnya.

Kota terpadat di Turkiye, Istanbul, menghadirkan Tahun Baru 2023 dengan pesta jalanan dan kembang api.

Di Gereja Katolik St. Antuan, puluhan umat Kristiani berdoa untuk tahun baru dan menandai meninggalnya mantan Paus Benediktus XVI.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved