Pengadaan Barang
Rumah Layak Huni Penyumbang Terbesar Belanja e-Katalog Lokal di Aceh
Setelah rumah layak huni, belanja e-Katalog Pemerintah Aceh lainnya yang besar adalah peralatan kantor Rp 30,73 miliar dan belanja sarana produksi hor
Penulis: Herianto | Editor: Ansari Hasyim
Selanjutnya, belanja bahan pokok Rp 3,53 miliar, pakaian dinas Rp 3,49 miliar, peralatan bidang perikanan dan kelautan Rp 1,19 miliar, alat bantu PMKS Rp 1,47 miliar, bahan material 1,19 miliar, mobiler Rp 1,16 miliar, serta etalase yang nilai transaksinya di bawah Rp 1 miliar. Seperti makanan dan minuman, ATK, bahan pokok, pemeliharaan gedung, /bangunan kantor, servis elektronik, suvenir, jasa pembasmian rayab dan barang bantuan untuk penanganan dampak sosial.
Untuk meningkatkan daya beli produk lokal UMKM, kata Kepala Pengadaan Barang dan Jasa, T Aznal, Pj Gubernur Aceh, Achmad Marzuki, terus mengajak seluruh pelaku usaha, khususnya pengusaha lokal yang berada di Aceh, agar ikut bergabung dan mendaftarkan usahanya dalam e-Katalog Lokal Provinsi Aceh.
Sesuai dengan Surat Edaran KPK Nomor 14 tahun 2022, kata T Aznal, belanja pemerintah pada e-Katalog Lokal, merupakan momentum emas bagi pengusaha lokal Aceh untuk mengambil perannya dengan bersaing secara sehat dan profesional menjadi penyedia barang dan jasa, dalam rangka menggerak ekonomi lokal agar tumbuh dan berkembang, untuk mewujudkan kesejahteraan seluruh masyarakat Aceh.(*)
• Kondisi Terkini Indra Bekti, Aldila Jelita Sedih Suaminya Lupa Nama Anak: Kehilangan Memori
• Ternyata, Kejaksaan Agung Selamatkan Keuangan Negara Rp37 Triliun pada 2022, Ini Rinciannya
• Pasca KDRT, Rizky Billar Tak Mau Paksakan Diri Balik ke Televisi di Tahun 2023
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/aznal-bicara-e-katalog.jpg)