Kamis, 14 Mei 2026

Internasional

Rusia Kembali Gempur Ukraina, Puluhan Drone Diluncurkan, Sejumlah Bangunan Penting Hancur

Rusia kembali menggempur Ukraina dengan serangan udara pada hari kedua Tahun Baru 2023, Senin (02/01/2023).

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AP
Penduduk membawa barang-barang saat meninggalkan rumah mereka yang hancur akibat serangan rudal Rusia di Zaporizhzhya pada 1 Januari 2023. 

SERAMBINEWS.COM, KIEV - Rusia kembali menggempur Ukraina dengan serangan udara pada hari kedua Tahun Baru 2023, Senin (02/01/2023).

Gelombang drone Rusia menargetkan infrastruktur penting di ibu kota Kiev, Ukraina dan daerah sekitarnya.

Sehingga, merusak fasilitas energi dan menyebabkan beberapa pemadaman listrik, kata para pejabat.

Dilansir AFP, Rusia memperpanjang pengebomannya hingga hari kedua tahun 2023.

Angkatan udara Ukraina mengatakan sistem pertahanan udaranya menghancurkan 39 pesawat tak berawak Shahed buatan Iran yang menargetkan Ukraina semalam dalam apa yang dikatakannya sebagai serangan besar-besaran.

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky memuji Ukraina karena menunjukkan rasa terima kasih kepada pasukan dan satu sama lain dan mengatakan upaya Rusia akan sia-sia.

“Drone, rudal, yang lainnya tidak akan membantu mereka,” katanya tentang Rusia.

Baca juga: Serangan Udara Rusia Sambut Tahun Baru 2023 di Ukraina, Sirene Meraung-Raung di Seluruh Negeri

“Karena kita berdiri bersatu dan mereka dipersatukan hanya oleh rasa takut,” tambahnya.

Namun dalam pidato Tahun Baru yang tegas, Presiden Rusia Vladimir Putin mengisyaratkan tidak akan berhenti menyerang Ukraina.

Sistem pertahanan udara Ukraina bekerja sepanjang malam untuk menjatuhkan drone yang masuk dan memperingatkan masyarakat tentang bahaya yang mendekat.

“Suaranya keras di wilayah dan di ibu kota, serangan drone malam hari,” kata Gubernur Kyiv Oleksiy Kuleba.

“Rusia meluncurkan beberapa gelombang drone Shahed," ujarnya.

"Menargetkan fasilitas infrastruktur penting dan pertahanan udara terus bekerja,” katanya di aplikasi perpesanan Telegram.

Baca juga: Rusia Luncurkan 16 Drone Kamikaze ke Ukraina Dalam Semalam, Kiev Tuduh Moskow Barbar

Wali Kota Kiev Vitali Klitschko mengatakan serangan itu telah mematikan sebagian listrik dan pemanas.

“Ada pemadaman listrik darurat di kota ini,” katanya di aplikasi perpesanan Telegram.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved