Breaking News
Kamis, 23 April 2026

Berita Aceh Singkil

Sudah Sepekan, Keberadaan Bendahara Kecamatan Pulau Banyak Masih Misterius

Sejak dinyatakan hilang kontak dengan keluarga, Jumat (30/12/022) malam, belum diketahui rimbanya hingga sepekan berlalu.

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
Foto Bendahara Kecamatan Pulau Banyak, Kabupaten Aceh Singkil, Herli Mufriadi, hilang tak diketahui keberadaanya. 

Sejak dinyatakan hilang kontak dengan keluarga, Jumat (30/12/022) malam, belum diketahui rimbanya hingga sepekan berlalu. 

Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Keberadaan Bendahara Kecamatan Pulau Banyak, Kabupaten Aceh Singkil, Herli Mufriadi, masih misterius. 

Sejak dinyatakan hilang kontak dengan keluarga, Jumat (30/12/022) malam, belum diketahui rimbanya hingga sepekan berlalu. 

"Belum ada," jawab Camat Pulau Banyak, Mukhlis saat ditanya apakah sudah ada informasi keberadaan Herli, Kamis (5/1/2022). 

Mukhlis menceritakan, berdasarkan hasil penelusuran Herli terkahir kali terlihat warga sedang sarapan di warung Persimpangan Perumahan BRR di Pulo Sarok, Singkil, Jumat (30/12/2022) sekitar pukul 09.00 WIB. 

Setelah itu, belum ada lagi warga yang mengaku melihatnya. 

Begitu juga komunikasi dengan keluarganya terakhir terjadi pada saat  Herli sarapan. 

"Saat ada yang melihat sarapan mengenakan kaus warna coklat," jelas Mukhlis. 

Kepada keluarganya sebut Mukhlis, Bendaharanya menyatakan akan pulang naik kapal Feri Aceh Hebat 3 dari Pelabuhan Penyebrangan Aceh Singkil, di Pulo Sarok, menuju Pulau Banyak. 

Namun hingga malam hari, tidak juga sampai ke Pulau Banyak.

Padahal kapal sudah sandar di Pulau Banyak. 

Baca juga: Heboh! Bendahara Kecamatan Pulau Banyak Dinyatakan Hilang Sejak Tiga Hari Lalu

Pada 30 Desember 2022 atau Jumat malam sekitar pukul 21.00 WIB istri Herli sempat kontak suaminya melalui telepon, akan tetapi tak ada jawaban. 

Begitu pun dengan Mukhlis, atas permintaan keluarga Herli mencoba menghubungi, tapi tidak direspon. 

"Setelah itu HP-nya tidak aktif. Kalau sama saya sendiri terakhir kontak dua arah pada hari Rabu (28 Desember 2022)," ujar Mukhlis. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved