Rabu, 22 April 2026

Internasional

Uskup Jerusalem Marah, Puluhan Kuburan Kristen Dirusak Massa, Polisi Israel Langsung Selidiki

Seorang uskup Jerusalem mengaku marah dan kecewa atas penodaan puluhan kuburan Kristen di tepi Kota Tua, saat polisi menyelidiki vandalisme tersebut.

Editor: M Nur Pakar
AFP
Hosam Naoum, seorang uskup Anglikan melihat kuburan Kristen dirusak oleh orang tak dikenal di Jerusalem, Selasa (03/01/2023). 

SERAMBINEWS.COM, JERUSALEM - Seorang uskup Jerusalem mengaku marah dan kecewa atas penodaan puluhan kuburan Kristen di tepi Kota Tua, saat polisi menyelidiki vandalisme tersebut.

Kuburan batu tergeletak berkeping-keping dengan salib digulingkan di pemakaman Protestan di Gunung Zion, tempat orang Kristen percaya Perjamuan Terakhir Yesus terjadi.

“Kami menemukan lebih dari 30 batu nisan dan salib hancur berkeping-keping,” kata Hosam Naoum, seorang uskup Anglikan, kepada wartawan di pemakaman, seperti dilansir AFP, Rabu (04/01/2023).

Otoritas Gereja mengatakan kerusakan ditemukan pada Selasa (03/01/2023).

Sedangkan rekaman kamera keamanan dari 1 Januari 2023 menunjukkan dua pria atau anak laki-laki merusak situs sambil mengenakan pakaian Yahudi.

“Tindakan kriminal ini dimotivasi oleh kefanatikan agama dan kebencian terhadap orang Kristen,” kata Keuskupan Episkopal Yerusalem dalam sebuah pernyataan.

Baca juga: Militer Israel Hancurkan Dua Desa di Tepi Barat Sampai Rata Dengan Tanah, Warga Terancam Diusir

Polisi Israel mengatakan telah meluncurkan penyelidikan atas pengrusakan sejumlah besar batu nisan di pemakaman Protestan.

Berdiri di depan salah satu kuburan yang rusak, Naoum berkata:

"Kami tidak hanya kecewa tetapi kami juga sangat sedih."

Uskup mengatakan pemakaman itu didirikan pada pertengahan abad ke-19 dan merupakan tempat peristirahatan terakhir para tokoh termasuk pendeta, ilmuwan, dan politisi.

Di antara mereka orang-orang penting yang telah berkontribusi pada sejarah Jerusalem dan kehidupan orang-orang di sini, katanya.

Kementerian Luar Negeri Israel menyerukan agar para pelakunya diadili atas tindakan tidak bermoral ini yang merupakan penghinaan terhadap agama.

Baca juga: Israel Akan Kembangkan Kawasan Tepi Barat Sebagai Area Pariwisata, Investasi Segera Digelontorkan

Gunung Sion terletak di luar tembok Kota Tua dan telah menarik peziarah selama berabad-abad.

Juga dihormati oleh orang Yahudi, sebagai tempat pemakaman Raja Daud.

Pada Desember 2021, para pemimpin gereja memperingatkan umat Kristen telah menjadi sasaran serangan yang sering dan berkelanjutan oleh kelompok radikal pinggiran di Jerusalem dan Tanah Suci yang lebih luas.

Pernyataan itu mengkritik kelambanan penegakan hukum dan pejabat lokal, tuduhan yang dianggap tidak berdasar oleh Kementerian Luar Negeri Israel.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved