Perbankan
Akademisi: Bank Aceh Syariah Harus Keluar dari Konflik Politis
Pasalnya, saat ini ada empat tantangan yang dihadapi perbankan. Seperti produk dan pelayanan yang ditawarkan, teknologi untuk membangun sistem dan kek
Penulis: Indra Wijaya | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Indra Wijaya | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Akademisi Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh Dr Adli Abdullah mengatakan sebaiknya PT Bank Aceh Syariah (BAS) keluar dari konflik politis.
Sebab menurut dia, kepentingan politis akan menjadikan Bank Aceh diurus oleh orang yang tidak profesional. Bank Aceh harus tetap menjadi bank masyarakat.
"Pemerintah Aceh sebagai pemegang saham, harus benar-benar mau mendorong masyarakat percaya pada Bank Aceh," kata Adli kepada Serambinews.com, Kamis (6/1/2023).
Pasalnya, saat ini ada empat tantangan yang dihadapi perbankan. Seperti produk dan pelayanan yang ditawarkan, teknologi untuk membangun sistem dan kekuatan untuk bersaing.
• Bank Aceh Buka Program Khusus Kepo Gadai Emas, Bebas Biaya Administrasi dan Free Souvenir
Kemudian, kualitas sumber daya manusia (SDM). Klasifikasi SDM bisa dilihat dari profesionalisme dan kompetensi. Dan terakhir budaya atau corporate culture.
Budaya perusahaan yang bagus akan menciptakan SDM yang berkualitas dan memiliki kompetensi
Dari empat tantangan tersebut, SDM dan corporate culture menjadi catatan besar dan terberat yang harus segera diubah.
"Pimpinan Bank Aceh harus bisa membaca empat tantangan di atas," kata Adli.
Menurutnya, jika ada orang lokal tapi tidak berpikir secara global, belum tentu bisa menjadi seorang pemimpin khususnya Dirut PT BAS.
"Terpenting dia mampu, dan SDM nya bagus, serta corporate culture yang handal," ujarnya.
Ia mengatakan, saat ini Bank Aceh harus tetap berinovasi dan berkompetisi, agar memiliki daya saing, baik di tingkat nasional maupun di tingkat global.
Untuk mencapai pertumbuhan bisnis bank yang maksimal, membutuhkan peran dari seorang leader yang memiliki kecakapan dan profesionalitas tinggi.
"Saya kira Aceh tidak kurang kader-kader yang profesional, dalam menghadapi persaingan antar bank," jelasnya.
Calon dirut PT BAS apakah dari internal atau eksternal, terpenting menurutnya, sosok calon dirut tersebut bukan orang pencari kerja yang ditempatkan di bank milik pemda.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/m-adli-abdullah-soal-isu-ala.jpg)