Selasa, 12 Mei 2026

Berita Kutaraja

Parah! Selebgram ‘Jual’ Gadis Aceh ke Rumah Bordil di Malaysia, Korban Harus Layani 20 Pria Semalam

Dari hasil penelusuran yang ia lakukan, beber T Haikal, bandit atau pelaku human trafficking ini salah satunya adalah selebgram.

Tayang:
Penulis: Indra Wijaya | Editor: Saifullah
For Serambinews.com
Ketua DPRK Aceh Besar, Iskandar Ali didampingi Abdul Mucthi, anggota DPRK Aceh Besar dari Fraksi PAN, berbincang dengan dua gadis asal Pidie dan Aceh Tamiang yang menjadi korban human traficking di Malaysia, Selasa (10/1/2023). 

Laporan Indra Wijaya | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Fakta mengejutkan diungkap Ketua Bireuen Bersatu Aceh Malaysia, T Haikal terkait praktik human trafficking yang menimpa gadis Aceh.

T Haikal membeberkan, kasus perdagangan manusia yang korbannya rata-rata para wanita itu turut melibatkan selebgram.

Ironisnya, gadis yang direkrut itu bukan dipekerjakan pada sektor formal, tapi justru dijerumuskan ke dunia malam.

Mereka ‘dijual’ oknum selebgram yang bekerja sama dengan para mafia ke rumah bordil untuk menjadi pemuas syahwat pada pria ‘hidung belang’.

Dalam tiga bulan terakhir saja, beber T Haikal, kasus perdagangan manusia atau human traffickking naik sebesar 30 persen.

Modus operandinya, ungkap T Haikal, hampir selalu sama.

Baca juga: Warga Pidie Nyaris Jadi Korban Human Trafficking di Malaysia, Pelaku Orang Aceh Sudah Ditahan Polisi

Para gadis Aceh itu ditawarkan bekerja di restoran dengan imbalan gaji yang sangat besar.

Dari hasil penelusuran yang ia lakukan, beber T Haikal, bandit atau pelaku human trafficking ini salah satunya adalah selebgram.

Namun, Ketua Bireuen Bersatu Aceh Malaysia ini, enggan menyebutkan nama selebgram tersebut. 

"Dengan dijanjikan gaji besar, anak-anak muda ini tergiur. Khususnya perempuan,” paparnya.

“Tapi pas sampai di Malaysia, mereka langsung dipegang oleh para mafia di sana,” ulas dia.

“Jika tidak melayani customer, mereka akan mendapat kekerasan," terang T Haikal kepada Serambinews.com, Kamis (12/1/2023).

Baca juga: Sosok Selebgram Makassar yang Viral Terjerat Prostitusi Online, Patok Tarif Rp 2 juta Sekali Kencan

Bahkan, menurut pengakuan korban, mereka pernah dipaksa melayani dalam satu malam itu 20 orang pria ‘hidung belang’. 

Karena hal tersebut, ia mewakili masyarakat Aceh yang ada di Malaysia berharap, agar Pemerintah Aceh harus serius menangani dan tidak tutup mata perihal kasus perdagangan manusia ini. 

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved