Selasa, 5 Mei 2026

Internasional

Arab Saudi dan Mesir Serukan Iran Hentikan Produksi Senjata Nuklir dan Ikut Campur Negara Lain

Kerajaan Arab Saudi dan Mesir menyerukan Iran menghentikan pengejaran senjata nuklir.

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
Foto: Saudi Press Agency
Menteri Luar Negeri arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan dan rekannya dari Mesir Sameh Shoukry meakukan pertemuan di Riyadh. 

SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Kerajaan Arab Saudi dan Mesir menyerukan Iran menghentikan pengejaran senjata nuklir.

Iran seharusnya tetap menghormati kewajiban terhadap perjanjian internasional untuk menjaga perdamaian di kawasan ini.

Pernyataan bersama itu dirilis oleh Arab Saudi dan Mesir di Riyadh pada Kamis (12/01/2023).

Kedua negara juga sepakat mendukung upaya mendesak Teheran tidak mencampuri urusan dalam negeri negara-negara kawasan.

Khususnya, tidak lagi mendukung milisi Houthi bersenjata di Yaman dan mengancam navigasi maritim.

Pernyataan itu dirilis menyusul pertemuan antara Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan dan Menlu Mesir Sameh Shoukry, yang sedang mengunjungi Kerajaan.

Keduanya mengawasi sesi menteri kelima dari komite tindak lanjut dan konsultasi politik antara kedua negara.

Dilansir Arab News, Jumat (13/01/2023), Kerajaan Arab Saudi mengucapkan selamat kepada Mesir karena menjadi tuan rumah Konferensi Perubahan Iklim PBB pada November 2022.

Baca juga: Israel Siapkan Rencana Serang Situs Nuklir Iran, Dalam Dua Atau Tiga Tahun Mendatang

Ditambahkan, keberhasilan acara tersebut menunjukkan kemampuan Mesir untuk mempromosikan ide-ide baru di arena internasional.

Kedua belah pihak juga memuji upaya bersama dalam mengorganisir edisi kedua KTT Inisiatif Hijau Timur Tengah di kota resor Sharm El-Sheikh, diketuai bersama oleh Arab Saudi dan Mesir.

"Keamanan Arab tak terpisahkan dan harus dilindungi," kata kedua belah pihak dalam pernyataan bersama.

Keduanya menekankan perlunya melanjutkan upaya koordinasi untuk mendukung negara-negara kawasan.

Kerajaan Arab dan Mesir juga menekankan pentingnya mencapai solusi yang adil dan komprehensif untuk masalah Palestina.

Sehingga, akan tercapainya pembentukan negara Palestina yang merdeka dan berdaulat.

Kemudian, sepakat mengintensifkan koordinasi regional dan internasional mengenai masalah Palestina.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved