Berita PSSI

Bursa Panas Ketua Umum PSSI, Adu Kuat Erick Thohir Vs La Nyalla

Agenda Kongres Biasa 2023 di antaranya menetapkan susunan Komite Pemilihan (KP) dan Komite Banding Pemilihan (KBP)

Editor: bakri
FOR SERAMBINEWS.COM
Erick Thohir Vs La Nyalla 

Menteri BUMN ini bukan sosok baru di dunia industri olahraga, namanya begitu dikenal di jagad dunia.

Erick pernah mengakuisisi saham klub dari NBA, liga basket paling bergengsi di dunia, Philadelphia 76ers pada tahun 2011.

Dia menjadi orang Asia pertama yang memiliki saham di klub basket profesional Amerika Serikat.

Pada 2012, Erick pun menjadi pemilik klub sepak bola DC United yang berlaga di Liga Sepak Bola AS, Major League Soccer (MLS).

Setahun berselang, Erick menyepakati pembelian saham mayoritas 70 persen klub Inter Milan.

Sementara La Nyalla Mattalitti pernah terpilih resmi menjadi Ketua Umum PSSI periode 2015-2016.

Namun saat menjabat, seluruh aktivitas PSSI dibekukan oleh Pemerintah melalui Menteri Pemuda dan Olahraga saat itu, Imam Nahrawi.

Baca juga: Erick Thohir Pernah Jabat Ketua Panitia Asian Games 2018, Pengamat Politik: Modal Jadi Cawapres

Langkah berani pemerintah itu dengan alasan bahwa PSSI tidak mematuhi dan mengabaikan kebijakan pemerintah.

Pemerintah meminta Liga Indonesia (QNB League) untuk tidak mengikutsertakan dua klub, yakni Persebaya Surabaya dan Arema Cronus FC yang masih bermasalah dalam hal administrasi.

Akan tetapi, PSSI yang dipimpin La Nyalla Mattalitti tidak mengindahkannya dan tetap mengikutkan kedua klub tersebut.

Kemudian La Nyalla diminta mundur melalui Kongres Luar Biasa PSSI 2016.

Alih-alih pemerintah membenahi tata kelola PSSI melalui pembentukan Tim Transisi Reformasi Sepakbola Nasional, federasi sepakbola Indonesia malah dibekukan FIFA.

Sebagai induk sepakbola dunia, FIFA memandang pemerintah Indonesia mengintervensi terlalu jauh terhadap apa yang dilakukan oleh PSSI.

La Nyalla merasa dirinya harus menyelesaikan amanah yang belum dijalankan sebagai Ketua Umum PSSI.

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI itu mengaku tidak gentar sekalipun berhadapan dengan Erick Thohir di bursa caketum.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved