Rabu, 8 April 2026

Musim Haji 2023

Kloter Pertama Jamaah Haji Indonesia Berangkat 24 Mei 2023

Dalam pemaparannya, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas juga menjelaskan proses perjalanan haji tahun 2023

Editor: bakri
Dok. kementerian Agama
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas tiba di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah 

JAKARTA – Dalam pemaparannya, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas juga menjelaskan proses perjalanan haji tahun 2023.

Ia menyebutkan, kelompok terbang (kloter) pertama jamaah haji Indonesia tahun ini akan berangkat pada 24 Mei mendatang.

"Rencana perjalanan haji tahun 2023 disajikan pada tabel berikut ini, jamaah masuk asrama haji pada tanggal 23 Mei 2023, kemudian kloter pertama gelombang pertama berangkat ke Madinah pada 24 Mei 2023," kata Yaqut.

Menag menyebutkan, wukuf kemungkinan dilaksanakan pada 27 Juni 2023.

Menurutnya, jamaah haji Indonesia akan pulang ke Tanah Air pada 4 Juli 2023.

"Wukuf Insya Allah 27 Juni 2023, dan jamaah kembali pulang pada kloter pertama gelombang pertama Jeddah pada tanggal 4 Juli 2023 dan kepulangan kloter pertama gelombang kedua dari Madinah 19 Juli 2023, serta kepulangan kloter terakhir pada tanggal 2 Agustus 2023," rincinya.

Indonesia tahun ini mendapat kuota haji sebesar 221 ribu orang, yang terdiri atas jamaah haji reguler 203.320 orang dan jamaah haji khusus 17.680 orang.

Dari 221 ribu jamaah itu, sebanyak 62.879 ribu di antaranya adalah jamaah haji berusia lanjut usia (lansia) atau berusia di atas 65 tahun.

“Jamaah lansia atau yang lebih dari 65 tahun berjumlah 62.879 orang,” ucap Menteri Agama.

Rinciannya, sebut dia, sebanyak 51.778 calon jamaah dengan rentang umur 65 hingga 75 tahun, 8.760 jamaah berusia 76 sampai 85 tahun, 2.074 jamaah berusia 86 sampai 95 tahun, dan 269 calon jamaah di atas 95 tahun.

Baca juga: Jamaah Haji Indonesia tak Wajib Vaksin Meningitis, Lansia Prioritas Berangkat

Baca juga: Kemenag Aceh Perpanjang Daftar Seleksi Petugas Haji 2023

“Kalau kita kategorisasi yang berumur 65 sampai 75 tahun itu ada sekitar 51.778 orang, kemudian yang berumur 76 sampai 85 tahun itu ada 8.760 orang, yang berumur 86 sampai 95 ada 2.074 orang, dan yang di atas 95 tahun itu ada 269 calon jamaah,” jelas dia.

Yaqut menambahkan, nantinya calon jamaah lansia itu akan diberangkatkan dalam kloter terpisah secara berkala.

Dari jumlah jemaah haji lansia yang terdaftar, kata Menag, tidak semuanya akan diberangkatkan sekaligus.

Ada beberapa variabel yang akan menjadi pertimbangan.

"Nah, tentu kita tidak mungkin memberangkatkan semua sekaligus, ada beberapa kategori yang sedang kita bahas di tingkat kementerian dan variabel-variabel apa yang bisa memungkinkan jamaah ini diberangkatkan, termasuk tentu salah satunya jelas jamaah lansia yang dalam kondisi sehat," ucapnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved