Rabu, 13 Mei 2026

Otomotif

Mana Lebih Unggul Melibas Tanjakan? Mobil Manual atau Matik, Begini Penjelasan Pakar Otomotif

Pada kondisi tanjakan, bila dihitung presentase, Bambang menyebutkan, kalau 60 persen murni kemampuan menguasai kendaraan, kemudian 40 persen lainnya

Tayang:
Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/(dok TAM)
Toyota Innova Zenix Hybrid 2.0 Q HV CVT TSS Modellista. 

SERAMBINEWS.COM - Kepala Bengkel Nasmoco Janti Yogyakarta Bambang Sri Haryanto mengatakan, ada plus dan minus antara mobil matik dan manual dalam hal menaiki tanjakan.

"Tergantung apa yang dicari, kemudahan penggunaan dan kenyamanan. Matik di atas kertas unggul. Tapi, untuk ketangguhan dan tenaga tetap manual juaranya," kata Bambang.

Kenyamanan berkendara nilainya bagi konsumen kemungkinan besar akan menjadi yang pertama.

Pada kondisi tanjakan, bila dihitung presentase, Bambang menyebutkan, kalau 60 persen murni kemampuan menguasai kendaraan, kemudian 40 persen lainnya adalah faktor teknis kendaraan.

Ternyata Ini yang Membuat Mobil Matik Lebih Mahal Ketimbang Mobil Manual

Adaptasi awal berhenti di jalan tanjakan yang curam, paling dibutuhkan yaitu, feeling dan reaksi. Apalagi pada mobil transmisi manual.

"Hal-hal teknis seperti stop and go kan butuh feeling penyesuaian pedal-pedal di mobil. Perpindahan gigi, dan memperhitungkan gradien tanjakan untuk seberapa besar torsi dan tenaga, itu juga butuh skill," katanya.

Ada pemilik yang pro pada mobil manual karena pengendalian kendaraan seluruhnya di pengemudi. Tapi, pada dasarnya mengemudikan mobil manual di tanjakan risiko ancaman yang mengintai lebih besar.

Sementara itu, kebanyakan pengguna mobil matik akan lebih tenang dan percaya diri, hal tersebut mempengaruhi kondisi psikologis.

Menurut Bambang, antara dua mobil tipe yang sama, tak ada perbedaan tenaga dan torsi. Maka nantinya, bila ada kasus gagal menanjak, penyebabnya bisa karena faktor human error.

"Mobilnya sehat tapi pengemudi tidak menguasai teknik kan malah rusak. Jam terbang mengemudi yang biasanya perlu diasah. Teknik dan spesifikasi kendaraan itu kan kontrol di tangan pengemudi," terangnya.

Kepala Bengkel Honda Gajah Mada Semarang Nanang mengatakan, mobil matik akan lebih mudah untuk melintasi tanjakan. Sebaliknya, untuk transmisi manual, bila teknik yang digunakan salah, ada peluang kampas kopling terbakar dan mobil gagal menanjak.

"Kebanyakan mobil yang gagal menanjak itu manual. Kampas kopling habis karena terlalu sering dimainkan. Akhirnya putar balik. Tapi, itu subyektif. Ada faktor pengemudi dan kendaraan," kata Nanang.

Untuk masalah teknis seperti torsi, Nanang menilai, mobil matik dikatakan unggul karena torsi mesin diatur sedemikian rupa oleh komputerisasi ECU.

Pada mobil manual, menyeimbangkan ritme pembagian antara tenaga dan torsi dianggap membutuhkan jam terbang yang lebih.

"Keunggulan matik kan sistem mesin, transmisi dan sebagainya ECU yang mengatur. Manual faktor human nomor satu. Kalau jam terbang tinggi dan skill mengemudi baik, medan berat seperti apapun juga aman," tambahnya.(*)

Pantau Banjir di Pidie, Ketua DPRK Minta BPBD Data Korban dan Dirikan Dapur Umum

Sebenarnya, Elma Theana Akui Sempat Komunikasi dengan Venna Melinda, Ini Katanya

VIDEO Longsor Sepanjang 50 Meter Tutupi Badan Jalan Nasional di Geunie Tangse

Berita ini sudah tayang di kompas.com dengan judul Apakah Benar Mobil Manual Lebih Kuat Melibas Tanjakan?

Baca berita lainnya di sini

 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved