Video
VIDEO WNI Terseret Kasus Pelecehan saat Umroh, Dipukul dan Dipaksa Mengaku oleh Polisi Setempat
Muhammad Said disebut telah melakukan pelecehan seksual dengan memegang payudara jemaah wanita asal Lebanon.
SERAMBINEWS.COM - Sebelumnya, viral sebuah utas berupa klarifikasi dari pihak keluarga Muhammad Said terkait tuduhan pelecehan seksual tersebut.
Utas yang dibuat oleh akun Twitter bernama @iniakuhelmpink pada Sabtu (21/1/2023) ini, menyebut satu di antara anggota keluarganya bernama Muhammad Said dituduh melakukan pelecehan seksual saat tengah beribadah umroh pada November 2022 lalu.
Akun tersebut membeberkan kronologi saat Muhammad Said dituduh melakukan pelecehan seksual terhadap wanita asal Lebanon.
Awalnya, pada 10 November 2022, Muhammad Said bersama ibu, kakak, dan neneknya pergi melakukan tawaf.
Lalu lantaran terlalu banyak orang, ia meminta ibunya agar menunggu di luar Ka’bah.
Sesampainya di depan Ka’bah, Muhammad Said memegang sudut Ka’bah dan merasakan ada seseorang menarik pakaian ihramnya.
Namun, tanpa diketahui penyebabnya, Muhammad Said tiba-tiba langsung ditarik oleh dua polisi Arab Saudi dan digelandang ke kantor polisi.
Baca juga: Kronologi Video Viral Buaya Antar Jenazah Balita ke Pinggir Sungai, Ternyata Sudah 3 Kali Terjadi
Ia pun mengaku bingung alasan dirinya dibawa ke kantor polisi.
Kemudian, Muhammad Said pun menelepon keluarganya.
Namun, handphone miliknya justru direbut oleh polisi yang menangkapnya.
Singkat cerita, polisi Arab Saudi pun menjelaskan alasan Muhammad Said ditangkap.
Muhammad Said disebut telah melakukan pelecehan seksual dengan memegang payudara jemaah wanita asal Lebanon.
Lantaran tidak memahami bahasa Arab, Muhammad Said pun tak mengetahui apa yang dikatakan polisi tersebut.
Namun, tidak pahamnya dirinya akan bahasa Arab justru dibalas dengan pukulan oleh polisi.
Saat itu, wanita pelapor tidak ada di lokasi interogasi.