Kamis, 23 April 2026

Bripka Samsul Risal Diduga Dianiaya Kapolres Manggarai Barat, Korban Masuk Rumah Sakit

Korban bernama Bripka Samsul Risal harus masuk rumah sakit diduga dianiaya Kapolres.

Editor: Faisal Zamzami
KOMPAS.com/NURWAHIDAH
Ilustrasi Polisi 

SERAMBINEWS.COM - Seorang anggota polisi mengaku jadi korban penganiayaan atasannya.

Korban bernama Bripka Samsul Risal harus masuk rumah sakit diduga dianiaya Kapolres.

Koeban adalah Anggota Polres Manggarai Barat, Bripka Samsul Risal diduga dianiaya Kapolres Manggarai Barat, AKBP Felli Hermanto, Kamis (26/1/2023).

Saat ini Bripka Samsul Risal masih dirawat di Rumah Sakit Siloam Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

Bripka Samsul Risal mengaku sedang bertugas menjaga pos saat kejadian dan tiba-tiba didatangi Kapolres Manggarai Barat.


"Awalnya kami tidak pernah tahu tentang apa pokok permasalahannya sehingga bapak Kapolres ini marah-marah sama anggota penjagaan," terangnya dikutip dari TribunFlores.com.

Baca juga: Sopir Angkutan di Medan Tewas Dianiaya Seorang Pria, Pelaku Mengaku Sakit Hati Istrinya Dihina

Ia mengatakan tidak memiliki masalah pribadi dengan AKBP Felli Hermanto.

Kemarahan AKBP Felli Hermanto diduga karena air di rumah dinasnya tidak mengalir.

"Setelah dipukul oleh Bapak Kapolres baru kami tahu bahwa ada permasalahan air di rumahnya bapak Kapolres itu tidak ada (mengalir)," tambahnya.

Bripka Samsul Risal langsung mendapat penganiayaan tanpa sempat memberi pembelaan.

"Beliau (Kapolres) datang tiba-tiba langsung tampar saya tanpa tanya. Kami itu dibilang hanya duduk saja. Kami pun itu tidak tahu menahu apa itu permasalahannya," sambungnya.

 
Penganiayaan yang dilakukan Kapolres terhadap anggota tersebut tidak hanya sekali, namun sampai dua kali.

AKBP Felli Hermanto sempat masuk ke rumah setelah melakukan penganiayaan dan keluar rumah lagi dengan emosi tinggi.

"Kedua beliau keluar lagi marah, beliau tendang saya di dada langsung itu pukul sampai saya jatuh terkapar. Masa karena air. Kami tidak pernah tanya (masalahnya) kami hanya diam saja," paparnya.

Baca juga: Asisten Pribadi Ngaku Dianiaya Teman Dekat, Hotman Paris Tak Bisa Bantu Intan Nallendra

Sementara itu, Kapolda Nusa Tenggara Timur, Irjen Pol Johanis Asadoma membenarkan ada penganiayaan yang dilakukan Kapolres Manggarai Barat kepada anggotanya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved