Jumat, 1 Mei 2026

Internasional

Arab Saudi Tegaskan Proses Perdamaian Israel-Palestina Harus Dihidupkan Lagi dan Isu Hangat Lainnya

Kabinet Arab Saudi menegaskan kembali perlunya menghidupkan kembali proses perdamaian Israel-Palestina.

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
Foto: Saudi Press Agency
Anggota Kabinet Arab Saudi yang dipimpin Raja Salman menggelar pertemuan mingguan di Riyadh, Arab Saudi. 

SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Kabinet Arab Saudi menegaskan kembali perlunya menghidupkan kembali proses perdamaian Israel-Palestina.

Kerajaan juga meminta komunitas internasional untuk memenuhi tanggung jawabnya terkait hal ini.

Dunia juga harus membantu mengakhiri pendudukan, menghentikan serangan Israel, dan memastikan warga sipil dibebaskan dan terlindungi.

Pernyataan itu disampaikan selama pertemuan mingguan Dewan Menteri di Istana Irqah di Riyadh, dipimpin oleh Raja Salman.

Anggota kabinet membahas perkembangan regional dan internasional terbaru, lansir Saudi Press Agency (SPA), Rabu (1/2/2023).

Pada awal sesi, Kabinet mendapat pengarahan tentang pesan yang dikirim kepada raja oleh Presiden Aljazair, Abdelmadjid Tebboune.

Baca juga: Presiden Palestina Tuduh Israel Sebagai Biang Kekerasan, Minta Pendudukan Diakhiri

Termasuk panggilan telepon yang diterima Putra Mahkota Mohammed bin Salman dari Presiden Rusia, Vladimir Putin.

Para menteri kemudian membahas persiapan partisipasi Kerajaan pada pertemuan G20 tahun ini.

Hal itu mengingat keinginannya untuk mengembangkan inisiatif dan solusi yang dapat membantu mengatasi tantangan yang dihadapi ekonomi global.

Seperti inisiatif kerangka kerja bersama untuk penanganan utang, dan peran Arab Saudi dalam implementasi Dana Perantara Keuangan untuk Keamanan Kesehatan.

Khususnya, dukungan finansial sebesar $50 juta, untuk membantu mencegah pandemi Covid-19.

Kerajaan juga membahas kerjasama dengan kepresidenan Indonesia di G20 tahun lalu untuk mengembangkan tanggapan terhadap krisis ketahanan pangan global.

Baca juga: Antisipasi Krisis Pangan Global, Pemerintah Terus Menjaga dan Meningkatkan Ketahanan Pangan Nasional

Kemudian, implementasi inisiatif tersebut dalam kemitraan dengan India, yang memegang kepresidenan G20 tahun ini.

Penjabat Menteri Media Majid Al-Qasabi mengatakan Kabinet juga menegaskan kembali kecaman Kerajaan atas pembakaran Al Quran di sejumlah ibu kota Eropa.

Para menteri menyambut baik penandatanganan perjanjian dan nota kesepahaman selama KTT Bioteknologi Medis Global Riyadh minggu lalu, tambahnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved