Rabu, 3 Juni 2026

Konflik Rusia vs Ukraina

Sama-sama Musuhi Rusia, Menteri Putin Sebut Negara Ini akan Jadi Ukraina Jilid 2

Lavrov menyampaikan negara tetangga ini akan merupakan negara pecahan Uni Soviet yang akan ikut memusuhi Rusia seperti Ukraina.

Tayang:
Editor: Amirullah
AFP
Seorang pria berjalan melewati bangunan yang hancur lebur terkena serangan rudal Rusia di Ukraina. 

SERAMBINEWS.COM - Konflik Ukraina dan Rusia belum usai.

Negara tetangga ini disebutkan akan menjadi Ukraina jilid dua.

Negara ini dulunya juga merupakan bekas Uni Soviet.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mencurigai ada negara tetangga yang akan menjadi negara Ukraina jilid 2.

Lavrov menyampaikan negara tetangga ini akan merupakan negara pecahan Uni Soviet yang akan ikut memusuhi Rusia seperti Ukraina.

Dikutip TribunWow dari rt, Lavrov menjelaskan bahwa negara-negara barat saat ini telah mencampuri internal pemerintahan di Moldova.

Menurut keterangan Lavrov, Presiden Moldova saat ini yakni Maia Sandu adalah boneka negara barat yang siap tunduk pada aliansi Amerika Serikat (AS).

Pernyataan ini disampaikan oleh Lavrov dalam sebuah wawancara dengan media Rusia pada Kamis (2/2/2023).

Lavrov menyampaikan, Presiden Moldova saat ini dipasang oleh negara barat melalui cara kotor yang tidak demokratis.

Diketahui, sejak terpilih pada tahun 2020, Maia Sandu terus mengambil kebijakan politik yang pro barat.

Moldova sendiri telah diberikan status kandidat Uni Eropa pada tahun 2022.

Moldova juga aktif bekerjasama dengan NATO, mengirimkan pasukan militer mereka ke Kosovo.

Dilansir TribunWow.com dari BBC, Minggu (5/6/2022), berikut adalah lima skenario potensial perkembangan perang Rusia-Ukraina.

1. Gesekan Terus Berlanjut

Perang ini mungkin berlanjut selama berbulan-bulan, jika tidak bertahun-tahun.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved