Puasa Qadha

Bacaan Niat Puasa Qadha, Pengganti Utang Puasa Ramadhan Tahun Lalu

Fidyah sendiri merupakan denda yang dikenakan bagi seorang muslim yang meninggalkan ibadah puasa Ramadhan, dengan kriteria

Editor: Nur Nihayati
(Shutterstock/Zurijeta)
Ilustrasi suasana sahur dan berbuka puasa. 

Fidyah sendiri merupakan denda yang dikenakan bagi seorang muslim yang meninggalkan ibadah puasa Ramadhan, dengan kriteria

SERAMBINEWS.COM - Bagi Anda masih tersisa utang puasa di bulan Ramadhan tahun lalu segeralah membayarnya dengan puasa qadha.

Puasa di bulan suci Ramadhan merupakan Rukun Islam yang diwajibkan menunaikannya.

Berikut ini niat puasa qadha, puasa yang dilakukan untuk mengganti puasa Ramadhan sebelumnya yang ditinggalkan.

Puasa qadha semestinya dilakukan sebelum bulan Ramadhan tahun 2023 ini tiba.

Apalagi puasa Ramadhan 1444 H akan tiba kurang dari dua bulan lagi.

Diketahui, dalam ajaran Islam terdapat dua cara mengganti puasa Ramadhan yakni puasa qadha atau membayar fidyah.

Fidyah sendiri merupakan denda yang dikenakan bagi seorang muslim yang meninggalkan ibadah puasa Ramadhan, dengan kriteria tertentu.

Dikutip dari Bangkapos, inilah niat puasa qadha, syarat, hingga ketentuannya.

Niat puasa qadha

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءٍ فَرْضَ رَمَضَانً ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu Shouma Ghodin 'an qadaa'in fardho ramadhoona lillahi ta'alaa

Artinya: "Saya niat puasa esok hari karena mengganti fardhu Ramadhan karena Allah Ta'ala".

Membaca niat puasa qadha dilakukan sebelum fajar, atau pada malam hari seperti halnya puasa Ramadhan.

Syarat puasa qadha

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved