Internasional

Zelenskyy Pergi ke Inggris, Rusia Bombardir Wilayah Ukraina, Sirene Meraung-Raung

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy berkunjung ke Inggris menemui Perdana Menteri Rishi Sunak, Jumat (10/2/2023).

Editor: M Nur Pakar
AFP/Oleksii Chumachenko / ANADOLU AGENCY
Petugas melakukan inspeksi menyusul ledakan di sebuah pabrik di Kiev, Ukraina pada Kamis (9/2/2023) malam. 

SERAMBINEWS.COM, LONDON - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy berkunjung ke Inggris menemui Perdana Menteri Rishi Sunak, Jumat (10/2/2023).

Tak perlu menunggu lama, militer Rusia langsung membombardir sebagian wilayah Ukraina, termasuk Ibu Kota Kiev pada Jumat (10/2/2023).

Rusia melepaskan pembom strategis, drone pembunuh, dan roket dalam rentetan serangan terhadap sasaran Ukraina.

Pasukan Kremlin memfokuskan pengeboman di timur industri Ukraina, terutama Provinsi Luhansk dan Donetsk.

Separatis yang didukung Moskow juga memerangi pasukan Ukraina di sana sejak 2014.

Tapi rentetan itu semakin jauh, membidik ibu kota, Kiev.

Baca juga: Presiden Rusia Tegaskan Miliki Sumber Daya Besar Bahan Bakar Mesin Militernya Hancurkan Ukraina

Serangan udara juga menghantam infrastruktur kritis di Kharkiv, kota terbesar kedua Ukraina di timur laut.

Tujuh orang terluka di sana, dua di antaranya serius, kata Gubernur Daerah Oleh Syniehubov.

Sirene serangan udara berbunyi di sebagian besar negara, seperti dilansir AP.

Pengeboman itu bisa menjadi upaya Rusia untuk melunakkan pertahanan Ukraina menjelang serangan darat, yang menurut Kiev direncanakan Moskow di timur.

Ada sedikit perubahan dalam posisi medan perang selama berminggu-minggu.

Para pejabat Kiev telah mengantisipasi serangan baru Moskow, terutama di timur.

Kremlin berusaha mengamankan daerah-daerah yang telah dianeksasi secara ilegal dan di mana mereka mengklaim aturannya disambut baik.

Baca juga: Menteri Pertahanan Rusia Berkonflik dengan Bos Grup Wagner, Klaim Kendali Wilayah Ukraina

Fasilitas infrastruktur bertegangan tinggi dihantam di wilayah timur, barat dan selatan, kata perusahaan energi Ukraina, Ukrenergo.

Sehingga, mengakibatkan pemadaman listrik di beberapa daerah dan itu menjadi serangan besar-besaran ke-14 terhadap pasokan listrik negara itu.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved