Kamis, 30 April 2026

Banjir

Tiga Kecamatan Wilayah Barat Bireuen Diterjang Banjir Luapan

Sedangkakan di Samalanga kawasan desa yang sempat tergenang antara lain Desa Alue Barat, Desa Ulei Alue, Desa Darussalam, Desa Cot Siren, Desa Lhok Se

Tayang:
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/YUSMANDIN IDRIS
Sejumlah desa maupun puluhan rumah di kawasan Samalanga dan Simpang Mamplam sempat tergenang, Kamis (16/2/2023) malam setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut. 

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Sejumlah desa dan rumah di tiga kecamatan di wilayah barat Bireuen yaitu Samalanga, Simpang Mamplam dan Pandrah diterjang banjir luapan dari sejumlah sungai, Kamis (16/2/2023) sore.

Kondisi ini menyebabkan puluhan rumah warga sempat tergenang. Informasi diperoleh Serambinews.com hujan deras yang melanda wilayah Simpang Mamplam maupun Samalanga sejak sore hingga malam mengakibatkan debit air naik dratis meningkat, air sungai Alue Suboh, Gle Meudong, Simpang Mamplam meluap.

Luapan tengah malam menyebabkan terendamnya sejumlah rumah warga, sawah, tambah mauypun jalan dengan ketinggian air berkisar 20 cm. Jajaran Polres Bireuen, Polsek Samalanga dan lainnya segera turun ke lokasi memantau kondisi genangan dan juga koordinasi dengan dinas terkait.

Kasubsi PIDM Polres Bireuen, Bripka Safwan Rizal kepada Serambinews.com, Jumat (17/02/2023) mengatakan, banjir luapan.meluapnya sungai Alue Suboh menyebabkan sejumlah desa sempat tergenang banjir yaitu Desa Ie Rhop Timu, Ie Rhop Barat, Ie Rhop Glumpang, Ie.Rhop Babah Lueng, Arongan dan Desa Meunasah Barat, Simpang Mamplam.

Banjir Kepung Lima Kecamatan di Pijay Pasca Diguyur Hujan Deras

Sedangkakan di Samalanga kawasan desa yang sempat tergenang antara lain Desa Alue Barat, Desa Ulei Alue, Desa Darussalam, Desa Cot Siren, Desa Lhok Seumirah dan Desa Nampolh Baro.

Sedangkan di Pandrah meliputi kawasan Desa Pandrah Janeng dan beberapa desa lainnya. Informasi diperoleh dari lapangan, banjir luapan sudah mulai surut dan sampai saat ini belum ada warga yang mengungsi.

Polres Bireuen mengharapkan adanya monitoring tim terpadu mulai dari kecamatan dan desa melakukan pemantauan ke desa-desa rawan banjir untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana alam lebih meluas.

“Anggota Bhabinkamtibmas terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat.agar selalu waspada akan bancana alam,” ujar Bripka Safwan Rizal.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved