Kamis, 16 April 2026

Pj Bupati Nagan Raya Terima Penghargaan Kabupaten Bebas Penyakit Kulit Menular dari Menkes

Penghargaan dari Menkes Budi Gunadi Sadikin diberikan dalam rangka memperingati Hari Neglected Tropical Diseases (NTDs) Sedunia.... 

Penulis: Rizwan | Editor: Eddy Fitriadi
Dok Diskominfotik
Pj Bupati Nagan Raya ketika menerima penghargaan dari Kemenkes di Jakarta, Selasa (21/2/2023). Pj Bupati Nagan Raya Terima Penghargaan Kabupaten Bebas Penyakit Kulit Menular dari Menkes. 

Laporan Rizwan I Nagan Raya

SERANBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Pemkab Nagan Raya, memperoleh penghargaan kabupaten/kota bebas frambusia dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). 

Kabupaten Nagan Raya merupakan satu-satunya daerah yang berasal dari Provinsi Aceh.

Penghargaan dari Menkes Budi Gunadi Sadikin diberikan dalam rangka memperingati Hari Neglected Tropical Diseases (NTDs) Sedunia. 

Penghargaan diterima Pj Bupati Fitriany Farhas AP SSos MSi di Jakarta, Selasa (21/2/2023).

Pada kegiatan yang diselenggarakan di Grand Ballroom Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta itu, Kemenkes RI menyerahkan sertifikat Bebas Frambusia kepada 103 Bupati/Walikota dan sertifikat Eliminasi Filariasis kepada 5 Bupati/Walikota yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Pj Bupati Nagan Raya, Fitriany Farhas menyampaikan apresiasi ke Kemenkes yang telah memberikan penghargaan tersebut untuk kabupaten penghasil giok di Aceh.

Pj Bupati Nagan Raya menyampaikan apresiasi kepada semua stakeholder yang terlibat antara lain tenaga kesehatan, serta seluruh lapisan masyarakat atas dukungannya dalam mewujudkan Kabupaten Nagan Raya bebas frambusia.

"Perolehan penghargaan ini tidak lepas dari keterlibatan Dinkes Nagan Raya, Puskesmas, kader kesehatan, serta masyarakat yang terus mendukung program-program pemerintah, terutama program terkait kesehatan," tutur Pj Bupati Fitriany Farhas.

Diketahui, frambusia merupakan penyakit kulit menular kronis. Penyakit ini bisa menyerang siapa saja dan disebabkan oleh kuman protonema parteneu. 

Namun berkat upaya maksimal yang dilakukan, sejauh ini penyakit tersebut sudah jarang muncul. Bahkan, bertahun-tahun tidak ditemukan lagi kasus frambusia di Kabupaten Nagan Raya.

Fitriany menjelaskan, bahwa Pemkab Nagan Raya akan terus melakukan upaya penanganan penyakit frambusia ini dengan serius. 

Upaya ini dilakukan dengan cara penanganan dini dan pencegahan penularannya.

"Penanganannya sama dengan penyakit menular lainnya. Surveilans akan terus kami lakukan. Sehingga jika ditemukan kasus frambusia bisa segera diobati,” jelasnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved