Chat Mario dan David Sebelum Penganiayaan Terbongkar, A Jebak Korban dan Merekam

Kasus ini ternyata tidak hanya melibatkan Mario Dandy dan juga David, namun ada juga sosok gadis muda berinisial A.

|
Editor: Amirullah
Kolase Twitter
Sosok pacar penganiaya anak GP Ansor bernama David jadi perbincangan hingga trending. Wanita berinisial A itu disinyalir sempat merekam aksi penganiayaan Mario Dandy terhadap David hingga David tak sadarkan diri selama tiga hari 

si A ini merekam kejadian saat David dianiaya oleh pelaku. Gila ya.

Gue gak tahu apa yang ada di dalam hati dan pikiran A saat itu," tulis akun habibthink.

Gara-gara cuitan tersebut, nama A pun viral hingga menempati trending.

Lantaran isu soal kekasih tersangka penganiayaan, polisi akhirnya bertindak.

A hari ini, Kamis (23/2/2023) kembali diperiksa Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan.

Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Henrikus Yossi menyatakan bahwa A diperiksa ulang dengan tujuan untuk mendalami motif penganiayaan yang dilakukan Mario terhadap David, korban sekaligus mantan kekasih A.

"Kami memang sudah memeriksa A, tetapi hari ini kami panggil kembali yang bersangkutan. Kami ingin mendengar rincian lebih dalam soal perkataan yang disampaikan A kepada pelaku sebelum peristiwa penganiayaan," kata Yossi.

"Intinya kami mau merinci soal perbuatan tidak baik yang dilakukan korban kepada A. Jadi kamu mau mendalami itu," sambungnya.

Kronologi Penganiayaan

Perihal motif Mario Dandy Satriyo melakukan aksi penganiayaan terhadap David, Ade Ary Syam Indradi menceritakan awal mula Mario Dandy Satriyo menganiaya David.

Mulanya, Mario Dandy Satriyo merasa kesal usai mendengar cerita teman wanitanya berinisial A.

Kepada Mario Dandy Satriyo, A (15) mengaku mendapat perlakuan buruk dari David.

Tak terima, Mario Dandy Satriyo pun meminta penjelasan David namun selalu ditolak.

Hingga akhirnya pada 20 Februari 2023, A menghubungi David untuk bertemu yang pada akhirnya Mario Dandy Satriyo turut menyertainya.

"Ini berawal dari informasi yang diterima tersangka dari saudari A. Saudari A menyampaikan ke tersangka bahwa telah dilakukan perbuatan tidak baik kepada saksi A. Atas informasi tersebut, beberapa hari sebelum kejadian, tersangka mencoba mengonfirmasi ke korban, kemudian korban tidak menjawab dan tidak bisa bertemu," imbuh Ade Ary Syam Indradi.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved