Berita Lhokseumawe
Pesantren Modern Misbahul Ulum Gelar Demonstrasi dan MQK dengan Metode Al-Miftah Lil Ulum
Metode Al-Miftah Lil Ulum merupakan sebuah metode baca cepat yang tidak membutuhkan waktu lama untuk membaca kitab.
Penulis: Zaki Mubarak | Editor: Taufik Hidayat
Laporan Zaki Mubarak | Lhokseumawe
SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE – Pesantren Modern Misbahul Ulum mengadakan Demonstrasi dan Musabaqah Qiraatul Kutub (MQK) ke-III dengan metode baca kitab praktis Al-Miftah Lil Ulum dari Pesantren Sidogiri Jawa Timur.
Acara tersebut diikuti oleh 210 santri yang belajar di kelas khusus membaca cepat Kitab Turats.
Event tersebut diselenggarakan di aula Teuku Umar, Desa Meuria Paloh, kecamatan Muara Satu, kota Lhokseumawe, Aceh, pada Minggu (26-27/02/2023).
Selanjutnya, perlombaan tersebut turut dihadiri oleh Pimpinan Pesantren, Wakil Pimpinan Pesantren, Wali Santri, Guru Pembimbing Kitab Kuning, dan seluruh santri.
Acara tahun ini dibagi menjadi dua cabang yaitu cabang Demonstrasi, dan Musabaqah Qiraatil Qutub.
Mengawali acara, Pimpinan Pesantren Modern Misbahul Ulum mengatakan bahwa pembelajaran kitab Kuning mempunyai metode praktis dalam proses bacaanya.
Metode ini dinamakan dengan Al-Miftah lil Ulum, metode tersebut berasal dari Pesantren Sidogiri Jawa Timur.
“Alhamdulillah pesantren Modern Misbahul Ulum telah bekerja sama dengan Pesantren Sidogiri untuk menerapkan metode baca kitab kuning praktis” Ujar ustaz Syarifuddin selaku Pimpinan Pesantren Modern Misbahul Ulum, Senin (27/2/2023).
Selanjutnya ustaz Syarif juga menambahkan bahwa setiap tahunnya ada sembilan pengajar dari Pesantren Sidogiri diundang untuk mengajar di Pesantren Modern Misbahul Ulum untuk meningkatkan kemampuan membaca kitab.
Kemudian, di sela kegiatan Koordinator Kitab Kuning Santri Ustadz Sihabuddint juga mengatakan ada sebuah metode baca kitab cepat yang tidak membutuhkan waktu lama untuk membaca kitab yaitu metode Al-Miftah Lil Ulum.
Metode ini hanya memerluka waktu selama satu tahun untuk dapat membaca kitab kuning, serta penerapan metode ini telah berjalan selama tiga tahun di Pesantren Modern Misbahul Ulum.
Selanjutnya, Ustaz Sihabuddint juga mengatakan dengan penerapan metode ini banyak santri yang telah menjuarai ajang Musabaqah Qiraatil Qutub, seperti Mahfud santri Misbahul Ulum yang memperoleh juara dua di tingkat Provinsi Aceh tahun 2022.
“Ini merupakan anuagrah dari Allah, karena dengan adanya acara Demonstrasi dan MQK ke-III ini kita semua mengetahui sejauh mana santri menguasai bacaan kitab kuning, hal ini tentu dapat menambah wawasan dan keilmuan tentang ilmu Nahwu dan Sharfu” lanjut a Sihabuddint.
Setelah itu, Demonstrasi dan MQK ke-III dimulai dengan kelompok Ustaz Sihabuddint, Peserta diwajibkan membaca Kitab sesuai dengan Bab yang telah ditentukan oleh dewan juri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/juara-mqk-III.jpg)