Breaking News
Kamis, 23 April 2026

video

VIDEO Viralkan Tagar 'Percuma Lapor Polisi', Istri Polisi ini Dijemput Paksa 20 Anggota

Seorang istri polisi ditangkap setelah membuat postingan dengan tagar #percumalaporpolisi.

Editor: Teuku Fauzan

SERAMBINEWS.COM - Seorang istri polisi ditangkap setelah membuat postingan dengan tagar #percumalaporpolisi.

Ia diduga telah melakukan pencemaran nama baik dan menebarkan ujaran kebencian melalui media sosial.

Adapun dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan Ernawati yakni menyudutkan polisi melalui konten yang dibuat di TikTok akibat kematian sang kakak, Kaharudin Daeng Sibali.

Sebagai informasi, Ernawati meyakini bahwa tewasnya sang kakak bukan karena ditembak polisi lantaran akan kabur.

Namun, ia menduga Kaharudin tewas akibat disiksa polisi saat akan diperiksa.

Namun, sebelum ditetapkan sebagai tersangka ini, Tribunnews.com sempat mewawancarai Ernawati terkait konten TikTok yang dibuatnya pada 28 Februari 2023 lalu.

Pada saat itu, Ernawati mengakui telah dilaporkan oleh tiga anggota polisi atas pencemaran nama baik.

mengutip Tribun-Medan.com, ketiga polisi ini disebut Erna sebagai sosok yang diduga menyiksa hingga menyebabkan kakaknya tewas pada 24 Juli 2019 lalu.

Mereka adalah Kanit Bringkanaya Makassar, Iptu Sangkala, anggota Polres Sinjai, Bripka Andi Mapparumpa, dan anggota Polres Bone, Brigpol Kaharimuddin.

Sementara, berdasarkan tangkapan layar Laporan Polisi (LP) yang dikirimkan ketiga polisi itu, mereka melaporkan di hari yang berbeda.

Untuk Iptu Sangkala melaporkan Ernawati atas dugaan pencemaran nama baik pada 28 November 2022.

Lalu, tiga hari berselang, lanjut Brigpol Kaharimuddin melaporkan Ernawati dengan laporan yang sama.

Baca juga: VIDEO Oknum Polisi Aniaya Eks Pacar, Diduga Psikopat

Sementara Bripka Andi Mapparumpa melaporkan pada 4 Desember 2022.

Usai dilaporkan tersebut, Ernawati menyebut kediamannya didatangi oleh 20 anggota polisi dari Dirreskrimsus Polda Sulsel pada 28 Februari 2023 sekira pukul 16.00 WITA.

Pada saat itu, Ernawati mengungkapkan puluhan polisi itu ingin menjemput paksa dirinya buntut pelaporan tiga anggota polisi atas dugaan pencemaran baik.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved