Berita Bireuen
158 Dai MUDI Samalanga Bireuen Safari Ramadhan ke Seluruh Indonesia
Abi MUDI berharap kegiatan ini tidak hanya sebagai ladang dakwah bagi santri, melainkan juga sebagai bentuk silaturrahmi dengan warga.
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Taufik Hidayat
Laporan Yusmandin Idris | Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Sebanyak 158 dai yang tergabung dalam Komunitas Da’I (NIDA) Dayah MUDI Samalanga, Bireuen akan melaksanakan safari Ramdhan tahun ini ke berbagai daerah di seluruh Indonesia.
Mereka sebelum berangkat ke berbagai daerah beberapa hari lalu sudah mengikuti pembekalan selama tiga kali pertemuan di Dayah MUDI salah satu pemateri Abi H Zahrul Fuadi Mubarrak HB, M.Pd (Abi MUDI), Tgk Munawir MAg selaku Syura Organisasi NIDA dan Tgk Mustafa Al Bayuni selaku ketua Lajnah Bahasul Masail MUDI.
Dalam pembekalan Abi MUDI berpesan kunci bagi seorang da'i sadar usaha berdakwah itu merupakan kewajiban dengan kesadaran dan keimanan akan melahirkan amanah, dengan amanah akan melahirkan sidqu dengan sidqu akan melahirkan keikhlasan maka dengan itu akan melahirkan dedikasi yang tinggi.
Abi MUDI juga berharap agar kegiatan ini tidak hanya sebagai ladang dakwah bagi para santri, melainkan juga sebagai salah satu bentuk silaturrahmi antara santri dengan penduduk sekitar yang tersebar di berbagai titik.
Ketua NIDA MUDI, Tgk Nailul Hamdi SH didampingi koordinator Tgk Muhammad Khaled SH MH kepada Serambinews.com, Senin (13/03/2023) mengatakan, NIDA MUDI merupakan sebuah organisasi di bawah lembaga Pendidikan Islam (LPI) MUDI Mesjid Raya Samalanga yang bergerak di bidang dakwah baik dalam pengkaderan da’i, safari Ramadhan dan kegiatan kemasyarakatan.
Awal mula terbentuknya komunitas Da'i MUDI, Abu Syekh H Hasanoel Bashry HG yang sering di sapa dengan Abu MUDI menginginkan lahirnya sebuah organisasi dakwah di bawah lembaga LPI MUDI sehingga lahirlah organisasi dakwah hasil musyawarah bersama pengurus organisasi sehingga Abu yang memberi nama langsung Komunitas Da’i MUDI (NIDA).
Dijelaskan, NIDA dalam bahasa Arab artinya dengan kata seruan atau ajakan, sesuai dengan arti sebuah nama organisasi. Abu sangat berharap dengan terbentuknya organisasi dakwah supaya NIDA MUDI akan menjadi ujung tombak dari MUDI dalam menyebarkan dakwah Islam ke seluruh pelosok Indonesia Aceh khususnya bahkan bisa melebarkan sayap ke luar negeri, ini merupakan cita-cita besar dari Abu MUDI menjadi langkah awal yang akan menjadi perintis utama untuk memperkenalkan ilmu pendidikan dayah dan Pengajian Tauhid Tasawuf Fiqah (TASTAFI) di tengah-tengah masyarakat luas.
Abu berharap dengan NIDA MUDI nanti akan terbentuknya pengajian Tastafi di semua daerah dan juga akan lahir dayah-dayah dari MUDI ke semua provinsi di Indonesia dan luar negeri.
Disebutkan, kegiatan dakwah safari Ramadhan yang dimobilisasi oleh NIDA MUDI juga menjadi wadah bagi para dewan guru dayah dan santri agar lebih dekat dengan masyarakat.
Mereka dilatih sejak dini untuk belajar mengemban tugas dakwah sebagai bekal untuk terjun ke tengah-tengah masyarakat setelah tamat belajar nantinya.
Para dai NIDA MUDI disadarkan mereka berasal dari masyarakat, suatu saat akan kembali ke tengah-tengah masyarakat. Dengan bekal doa dan semangat dari Abu dan para Masyaikh, semua pengurus NIDA sangat antusias untuk terjun dalam kegiatan Safari Ramadhan.
Mereka telah siap untuk dikirim ke berbagai wilayah di Provinsi Aceh dan luar Aceh, termasuk ke beberapa daerah kepulauan seperti Simeulue dan Pulau banyak. Dengan segala keterbatasannya, para da'i NIDA sudi mengeluarkan biaya pribadi untuk mengemban tugas mulia ini, selain biaya pendukung dari dayah dan para Muhibbin.
Disebutkan, mereka akan melaksanakan tugas safari Ramadhan minimal 25 hari sampai 30 hari selama Ramadhan. Tugas mereka nantinya antara lain menyampaikan pengajian kanak-kanak (TPA), remaja dan dewasa, ceramah keagamaan, menjadi imam shalat tarawih dan rawatib, pesantren kilat tingkat SMP dan SMA.
Kemudian, perlombaan pidato, perlombaan tahfidz Quran, perlombaan azan, perlombaan cerdas cermat, pembinaan muallaf dan bakti sosial. Dalam safari Ramadhan yang mereka lakukan sudah ditetapkan dalam buku pedoman dan sudah ada satu buku pegangan pelaksanaan safari Ramadhan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/NIDA-Dayah-MUDI.jpg)