Kamis, 11 Juni 2026

Berita Bireuen

Ditinggal Pemiliknya ke Takengon, Satu Rumah di Bireuen Terbakar

Informasi diperoleh Serambinews.com, saat kebakaran terjadi Zulfikar sebagai sopir sudah berangkat ke Takengon, sedangkan di rumah hanya ada...

Tayang:
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Nurul Hayati
For Serambinews.com
Satu unit rumah konstruksi permanen milik Zulfikar di Desa Juli Mee Teungoh, Juli, Bireuen terbakar. 

Informasi diperoleh Serambinews.com, saat kebakaran terjadi Zulfikar sebagai sopir  sudah berangkat ke Takengon, sedangkan di rumah hanya ada anak-anak, sementara istrinya sudah meninggal beberapa waktu lalu.

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Satu unit rumah konstruksi permanen dua lantai  di Dusun Blang Cut, Desa Juli Mee Teungoh, Kecamatan Juli, Bireuen milik Zulfikar (42) seorang sopir mobil tangki  terbakar sekitar pukul 21.30 WIB, Senin (03/04/2023).

Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, namun satu unit sepmor ludes terbakar.

Sementara sumber api belum diketahui pasti.  

Informasi diperoleh Serambinews.com, saat kebakaran terjadi Zulfikar sebagai sopir  sudah berangkat ke Takengon, sedangkan di rumah hanya ada anak-anak, sementara istrinya sudah meninggal beberapa waktu lalu.

Saat itu, seorang anaknya bernama M Khalik (16) bersama adiknya Fajar (14) sedang duduk di samping rumah dan mendengar teriakan orang rumah sedang terbakar.

Api terlihat di salah satu ruangan lantai bawah dan juga sudah terbakar lantai  atas. 

Khalid segera  berlarian dan memberitahukan warga, puluhan warga berdatangan.

Baca juga: Rumah Terbakar di Bireuen, Satu Sepmor Ludes

Beberapa saat kemudian, beberapa unit damkar tiba di lokasi melakukan pemadaman.

“Saya sedang di samping rumah, tiba-tiba ada yang berteriak ada api di lantai atas mulai membesar,” ujar Khalik. 

Rumah permanen yang berlokasi persis di KM 5 di pinggir lintasan Bireuen-Takengon
berdempetan dengan rumah Mulyadi (34) pegawai rumah sakit.

Rumah Mulyadi tidak sampai ikut terbakar, namun terkena imbasnya.

Sejumlah peralatan berhasil dikeluarkan.

Api membesar di lantai atas dan juga mulai merembet ke bagian lainnya.  

Api pemadaman berhasil dipadamkan satu jam kemudian.

Keuchik Desa Juli Mee Teungoh, Fakrurazeki didampingi Sekdesnya Riski Syahputra mengatakan, saat itu sebagian warga sedang melaksanakan tarawih dan mendengar teriakan
adanya kebakaran.

Warga segera membantu memadamkan api. 

Baca juga: Kronologis Kebakaran Bengkel di Lhokseumawe yang Ikut Hanguskan 5 Mobil, 1 Sepmor & Dugaan Penyebab

Beberapa saat kemudian, datang mobil pemadam kebakaran dan api berhasil dipadamkan
satu jam kemudian.

Namun satu kamar di lantai atas terbakar, kemudian rumah milik  Mulyadi salah seorang keluarganya juga terkena imbas.

Rumah tersebut ditempati Zulfikar bersama kelima anaknya yaitu Nurnana, M Kamal Ursi, M Khalik, M Fajar, dan Suci Al Latifu. (*)

Baca juga: 5 Mobil yang Terbakar dalam Kebakaran Bengkel di Lhokseumawe Teridentifikasi, 1 Bus Milik Pemko

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved