Video
VIDEO Begini Kronologis Pria Pergoki Tunangan Selingkuh, Berawal Curiga tak Pernah Diizinkan ke Kos
deo yang ia rekam saat penggerebekan tersebut langsung ditujukan kepada orang tua tunangannya sebagai bukti agar keduanya pisah
SERAMBINEWS.COM - Seorang pria memergoki tunangannya selingkuh, bahkan sedang berkencan dengan pria selingkuhannya di sebuah kosan.
Pria itu pun menggerebek tunangannya itu dan video penggerebekan itu pun viral di berbagai platform media sosial.
Berawal dari unggahan Rizal di TikTok, pria asal Karawang, Jawa Barat ini membagikan pengalaman pahit tentang kisah asmaranya.
Di mana ia memergoki tunangannya sedang selingkuh dengan pria lain di sebuah kamar kos.
Melalui video yang dibagikan melalui akun TikTok pribadinya @rizal_fd99, terlihat seorang wanita berdaster dengan motif polkadot.
Wanita tersebut diketahui tunangan Rizal, ia kedapatan sedang berduaan di dalam kamar kos dengan pria lain.
Saat dipergoki, wanita tersebut sepertinya baru selesai mandi, pasalnya rambut wanita tersebut basah.
Rizal yang mengetahui hal tersebut pun tentu sangat kecewa, namun di balik rasa kecewanya ia mengaku bersyukur lantaran bisa mengetahui tabiat buruk pasangannya sebelum keduanya melangsungkan pernikahan.
Saat melihat Rizal datang, wanita itu hanya bisa pasrah sambil berusaha menutup pintu kamar.
Namun, Rizal berhasil menahan pintu tersebut dengan tangan kirinya agar tidak tertutup.
Rizal terus merekamnya hingga tak lama kemudian seorang pria berbaju hitam keluar dari dalam kamar, dengan tangan di pinggang, pria tersebut terus menatap ke arah Rizal.
Pria tersebut hanya bisa mematung tanpa mengeluarkan satu katapun.
Dikutip dari Instagram @terang_media, Rizal mengatakan kecurigaannya bermula ketika tunangannya kerap menolak apabila ia berencana mengunjunginya di kos.
Menurut Rizal wanita tersebut selalu berdalih khawatir keberadaan mereka diketahui ibu kos.
Padahal, selama ini menurut Rizal, kos tunangannya banyak didatangi laki-laki.
Rizal melanjutkan, video yang ia rekam saat penggerebekan tersebut langsung ditujukan kepada orang tua tunangannya sebagai bukti agar keduanya pisah.(*)